Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Limolasan: Ngloram Sebagai Gerbang Peradaban

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
21/08/2024
in Peristiwa
Limolasan: Ngloram Sebagai Gerbang Peradaban

Di bawah naungan cahaya bulan

Lantunan Barzanji bergema dalam balutan hangat cahaya bulan. Puluhan peserta terlihat khusyuk penuh keakraban.  Suasana itu, tergambar dalam agenda Majelis Limolasan di Desa Ngloram, Cepu, Blora pada (20 Agustus 2024).

Acara digelar di halaman depan makam Sunan Ngudung Ngloram itu, diadakan oleh Komunitas Bumi Budaya. Komunitas masyarakat sipil yang fokus melakukan riset, kajian, dan penelitian di bidang sejarah, seni, dan kebudayaan.

Dalam agenda tersebut, dihadiri sejumlah tokoh. Mulai Kepala Desa Ngloram, para budayawan, seniman, jurnalis, hingga para peneliti dari Bojonegoro dan Blora. Hadir pula sejumlah tokoh dari Menden (Jipang Hulu) dan para pemuda dari Kepohbaru Baureno Bojonegoro (Jipang Hilir).

Ngloram atau Loram atau Lwaram merupakan proto (muasal) dari Tlatah Njipangan (Blora Selatan, Bojonegoro, Tuban Selatan). Namanya tercatat pada Prasasti Pucangan (1041 M). Nama Loram sudah tercatat empiris sejak era Raja Airlangga Medang Kahuripan. Dari Loram inilah, kelak bermetamorfosis menjadi Jipang, sebuah vasal istimewa yang selalu hadir di tiap masa kemaharajaan.

Mulai Kerajaan Singashari, Kerajaan Majapahit, Kesultanan Demak, Kesultanan Pajang dan seterusnya. Dan dari Biladi Jipang ini, nantinya mengalami perubahan nama (berbasis pusat kota) menjadi Jipang Panolan, Jipang Padangan, Jipang Rajekwesi, hingga kemudian menjadi Bojonegoro seperti saat ini.

Ngloram: Keakraban Jipang Hulu dan Jipang Hilir

Pada masa datangnya Islam, kawasan Loram (Jipang) dikenal sebagai pusat peradaban Islam dengan nama Biladi Jipang. Wilayah yang secara ilmiah terbukti sebagai lokasi dakwah Syekh Jumadil Kubro hingga Sunan Ngudung. Namun, buku sejarah tak menceritakannya karena suatu hal.

Kepala Desa Ngloram, Diro Beny Susanto dalam sambutannya mengucap terimakasih pada para peserta yang datang dalam acara Limolasan Ngloram. Para peserta yang hadir dari wilayah paling Hulu hingga paling Hilir itu, menampakan nilai-nilai luhur keakraban.

“Ini semua diniati silaturahmi, karena leluhur masyarakat Blora dan Bojonegoro itu sama” ucap Diro.

Tokoh NU dari Kasiman Bojonegoro, Gus Anang Aziz mengatakan, amat banyak data-data ilmiah terkait cerita kejayaan Islam di Tlatah Jipang. Namun, selama ini, yang diceritakan justru dongeng peperangan kelam. Karena itu, dia mendorong agar saat ini, semua pihak mulai menceritakan kisah kejayaan Islam pada anak cucu.

“Jipang itu wilayah Islami. Namanya saja Biladi Jipang. Ini sudah waktunya menceritakan sisi ilmiah kejayaan Islam di wilayah Jipang” ungkapnya.

Gus Anang menegaskan, buku sejarah tak menceritakan sisi kejayaan Islam di wilayah Jipang, hanya karena sebuah kepentingan politik. Karena itu, sudah waktunya data-data ilmiah terkait kejayaan Islam Jipang ditulis kembali oleh generasi penerus, sebagai bagian dari khazanah kebudayaan.

Sementara itu, Suparno, tokoh perwakilan dari Menden menceritakan, keberadaan makam Sunan Ngudung yang berada di Ngloram, sudah banyak diketahui. Namun, beleum banyak yang mau menceritakannya, karena kendala komunikasi. Dia berharap, saat ini Makam Sunan Ngudung Ngloram mulai diceritakan generasi penerus, agar keberadaannya tak dilupakan para penerus.

Majelis Limolasan di Ngloram menjadi penegas bahwa Ngloram merupakan bukti sahih pintu gerbang peradaban. Selain itu, Ngloram juga tanah muasal, sekaligus titik tengah penghubung Jipang Hulu dan Jipang Hilir yang kini dikenal sebagai Blora dan Bojonegoro.

Majelis Limolasan adalah agenda jagong ilmiah di malam purnama penanggalan hijriyah. Limolasan menjadi forum yang mencari ibrah dari masa silam, mengkontekstualisasikannya pada masa sekarang, sekaligus membangun ancang-ancang untuk masa depan.

Tags: Forum LimolasanLimolasan NgloramMakin Tahu Indonesia
Previous Post

Kelas Unggulan: Gabungan Teater dan Stand Up Comedy

Next Post

Waliyullah yang Mengetahui Siapa Istrinya di Surga

BERITA MENARIK LAINNYA

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam
Peristiwa

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

21/07/2026
Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Pemkab Tuntaskan Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS Pasar Wisata
Peristiwa

Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Pemkab Tuntaskan Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS Pasar Wisata

17/07/2026
NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur
Altertainment

NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur

12/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

22/07/2026
KKN Unigoro dan Pokdarwis Hijaukan Geosite Kedung Lantung Lewat Program Konservasi Tanaman

KKN Unigoro dan Pokdarwis Hijaukan Geosite Kedung Lantung Lewat Program Konservasi Tanaman

22/07/2026
Mengamati Petroleum System: Membaca Rembesan Minyak Bumi di Kedung Lantung

Mengamati Petroleum System: Membaca Rembesan Minyak Bumi di Kedung Lantung

22/07/2026
Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

21/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: