Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Memahami Hidup lewat Buku Muhiddin M. Dahlan

Erix Hidayatullah by Erix Hidayatullah
13/12/2022
in JURNAKULTURA
Memahami Hidup lewat Buku Muhiddin M. Dahlan

Buku ini bercerita tentang seorang mahasiswi kampus matahari terbit bernama Nidah Kirani atau yang akrab disapa Kiran.

Bersamaan dengan kegiatan sehari-harinya di kampus, suatu waktu Kiran tertarik dengan ajakan sahabatnya yang bernama Rahmi untuk mengikuti kajian keislaman di Masjid Tarbiyah.

Kajian di Masjid itu diisi oleh orang-orang yang menjalankan syariat Islam demi mendekatkan diri kepada Allah.

Sehingga setelah mengikuti kajian itu, ibadahnya pun menjadi semakin meningkat setiap harinya.

Namun pada suatu hari, setelah sahabatnya yang bernama Rahmi tadi pergi untuk pindah ke daerah lain, Kiran bertemu dengan Mas Dariri yang mengajaknya untuk bergabung dengan sebuah jamaah yang mencita-citakan tegaknya syariat islam secara kaffah di Indonesia.

Namun, di tengah perjalanan dakwahnya, ia kecewa dengan kenyataan yang ada di komunitas atau jamaahnya tersebut.

Para anggota seperti tidak punya daya juang, mereka hanya sekumpulan orang yang suka dengan barang-barang bagus dan suka mengadakan acara-acara yang meriah semacam pesta.

Mereka lupa visi dan misi perjuangan jamaah itu sendiri.

Karena kecewa, Kiran memutuskan kabur dari jamaah dan Kiran juga merasa kecewa kepada Tuhan.

Kiran merasa imannya yang dibangun selama ini dihancurkan oleh rasa kecewa. Yang pada akhirnya ia lampiaskan rasa kecewa itu dengan memakai obat-obatan terlarang dan menjajaki banyak tubuh lelaki.

Dari lelaki yang kelihatan gagah, tangguh, hingga cendekiawan. Semua sudah pernah ia jajaki.

Mulai dari aktivis mahasiswa yang orasinya begitu keren, seorang religius yang suka ceramah sana sini, hingga dosennya pun berhasil ia taklukkan dengan strategi nakal serta raut manja dan menggoda pada dirinya.

Dan berkat dosennya yang juga anggota DPRD tersebut, Kiran mempunyai jalur untuk memasuki dunia kepelacuran, yang ia anggap akan membuat dirinya menjadi wanita yang merdeka.

Wanita yang tidak secara gratis menyerahkan tubuhnya kepada para lelaki buas.

Kini dia merasa berharga karena menjadi pelacur kelas atas, yang langganannya adalah pejabat Negara. Kiran bagai wanita api dan nabi kegelapan yang ingin mengalahkan dan membongkar kebusukan para lelaki munafik.

Tags: Buku SastraResensi Buku
Previous Post

Lebih Baik Teman Sedikit tapi Berkualitas

Next Post

Ponpes Abu Syukur Tawang, Pesantren Sepuh di Sudut Kota Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara
JURNAKULTURA

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

21/09/2026
Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional
JURNAKULTURA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional

06/09/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Romantisme Cinta Zaman Sekarang: Perempuan Harus Pintar, Laki-laki Harus Kaya, Lalu Kita Harus Apa?

Romantisme Cinta Zaman Sekarang: Perempuan Harus Pintar, Laki-laki Harus Kaya, Lalu Kita Harus Apa?

22/09/2026
Prabowo, Pakar, dan Kritik Pemerintah: Belajar dari Buku “Matinya Kepakaran”

Prabowo, Pakar, dan Kritik Pemerintah: Belajar dari Buku “Matinya Kepakaran”

21/09/2026
Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

21/09/2026
Reformasi yang Berhenti di Meja Rapat

Reformasi yang Berhenti di Meja Rapat

20/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: