Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Mencari Solusi Terbaik untuk Mengatasi Pencemaran Sungai Bengawan Solo

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
04/12/2019
in Peristiwa
Mencari Solusi Terbaik untuk Mengatasi Pencemaran Sungai Bengawan Solo

Keruhnya Sungai Bengawan Solo belakangan ini jadi perhatian banyak pihak. Pencemaran tersebut disinyalir akibat dari limbah industri kecil hingga menengah. Semua diperparah dengan kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo baru-baru ini mengumpulkan sejumlah pihak untuk membicarakan masalah pencemaran Sungai Bengawan Solo. Bertempat di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Ganjar mengadakan rapat khusus untuk mencari solusi terkait pencemaran Bengawan Solo.

Dalam rapat tersebut, Ganjar mengundang sejumlah pihak untuk hadir. Mulai dari perusahaan besar, perwakilan industri sedang, pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan pengusaha di sektor peternakan.

Dari rapat tersebut ada sejumlah kesepakatan yang akhirnya diambil. Kesepakatan utamanya adalah memberi waktu selama 12 bulan kepada sejumlah perusahaan untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah masing-masing.

“Jika masih melakukan pelanggaran, saya minta aparat penegak hukum untuk turun tangan,” ujar Ganjar Pranowo seperti dikutip dari Tirto.id

Ganjar menambahkan jika industri besar punya peran yang cukup signifikan dalam pencemaran Sungai Bengawan Solo. Karena, mulai dari hulu sampai hilir, sejumlah industri besar berdiri di hampir semua titik lokasi yang dilewati aliran Sungai Bengawan Solo.

Sejumlah daerah yang dilewati oleh aliran Sungai Bengawan Solo memang terkena dampak dari pencemaran ini. Tak hanya di Provinsi Jawa Tengah saja, tapi juga Jawa Timur. Salah satunya adalah Kabupaten Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga sudah mewaspadai pencemaran Sungai Bengawan Solo. Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemkab akan mengambil langkah serius untuk menanggulangi masalah ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro, Hanafi mengatakan jika pihaknya akan menunggu hasil tes laboratorium. Setelah ada hasil yang konkret dari tes lab, DLH Bojonegoro akan langsung melakukan langkah-langkah tepat.

“Belum ada tindakan lainnya selain menunggu hasil laboratorium. Pasti akan kita sampaikan hasil dari laboratorium,” ujar Hanafi.

Tercemarnya air Sungai Bengawan Solo diduga telah merusak ekosistem sekitar. Khususnya ikan-ikan kecil dan biota lainnya. Menurut DLH Bojonegoro, pencemaran ini disebabkan oleh limbah industri dan kotoran ternak yang dibuang sembarangan.

Sandy Purbawa adalah salah satu warga yang tinggal di dekat Sungai Bengawan Solo, Bojonegoro. Menurut Sandy, dalam sebulan terakhir ini air Bengawan Solo memang berubah jadi lebih gelap dari biasanya.

“Airnya lebih keruh dari biasanya. Warnanya cokelat kehitaman,” ujar warga Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro tersebut kepada Jurnaba.co

Sebagai warga yang tinggal di dekat dengan Bengawan Solo, Sandy berharap jika ada pihak-pihak terkait segera mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Jangan sampai, pencemaran ini mengganggu aktivitas dan kehidupan warga sekitar.

Pencemaran Sungai Bengawan Solo ini memang harus mendapat perhatian khusus. Sebagai sungai terpanjang di Pulau Jawa, Bengawan Solo kerap jadi tumpuan masyarakat dalam banyak hal. Oleh karenanya, wajib hukumnya bagi semua pihak untuk menjaga kelestarian dan kebersihan Bengawan Solo.

Tags: Bengawan SoloGanjar Pranowo
Previous Post

5 Manfaat Penting Jintan Hitam bagi Kesehatan

Next Post

5 Makanan Urban Kekinian yang Ada di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi
Peristiwa

Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

07/09/2026
DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi
Peristiwa

DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

07/09/2026
Komunitas Lari Bojonegoro Galang Dana untuk Korban Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur dan Kebakaran di Kalimantan
Peristiwa

Komunitas Lari Bojonegoro Galang Dana untuk Korban Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur dan Kebakaran di Kalimantan

04/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

10/09/2026
Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

08/09/2026
Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

07/09/2026
DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

07/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: