Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Mengapa Hari Natal di Mesir pada 7 Januari?

Ahmad Rofi' Usmani by Ahmad Rofi' Usmani
03/01/2026
in Cecurhatan
Mengapa Hari Natal di Mesir pada 7 Januari?

Natal di Mesir

“Lo, kok hari ini bukan Hari Natal?” Demikian gumam saya hari itu. Pada 24 Desember 1978.

Bulan itu adalah bulan pertama saya menetap di Kairo: antara 1978-1984. Padahal, di Mesir, jumlah para pemeluk Kristen cukup banyak. Utamanya di kalangan orang-orang Koptik. Saat itu, saya yang tinggal di distrik yang berdampingan dengan pusat gereja-gereja besar di Kairo, tidak mendengar sama sekali denting lonceng dari gereja-gereja itu.

Suasana tanpa denting lonceng gereja tersebut, sejatinya, bukan kelalaian, namun sebuah penantian. Pada tanggal 25 Desember, mereka sedang sibuk menyiapkan Kahk: kue tradisional berisi kurma atau kacang. Kue itu baru disajikan pada tanggal 7 Januari.

Mengapa 7 Januari, bukan 25 Desember?

Perbedaan tanggal tersebut bermula dari sebuah pilihan untuk setia pada arloji kosmik kuno. Gereja Ortodoks Koptik, salah satu institusi Kristen tertua di dunia, masih berpegang teguh pada Kalender Julian yang ditetapkan oleh Julius Caesar pada 45 M.

Kalender Julian itu, pada 1582 M, direformasi oleh Paus Gregorius XIII. Menurut sang Paus, Kalender Julian “melenceng” 10 hari akibat perhitungan tahun yang sedikit terlalu panjang. Reformasi itu melahirkan Kalender Gregorian yang digunakan secara global hingga hari ini.

Namun, Gereja-Gereja Timur, termasuk Gereja Koptik Mesir, menolak reformasi yang dipandang sebagai keputusan otoritas Barat itu. Mereka tetap mempertahankan sistem penanggalan Julian untuk seluruh siklus liturgi mereka.

Penolakan itu bukan sekadar sikap. Penolakan itu memiliki konsekuensi matematis abadi. Selisih kecil terus bertambah. Saat ini, jarak antara Kalender Julian dan Gregorian telah mencapai 13 hari. Karena itu, tanggal 25 Desember dalam Kalender Julian jatuh persis pada tanggal 7 Januari dalam Kalender Gregorian.

Perlu dikemukakan, perbedaan itu bukanlah titik akhir. Karena pergerakan astronomis yang terus berlanjut, mulai tahun 2101, Natal Gereja Koptik akan secara permanen bergeser dan dirayakan pada 8 Januari dalam Kalender Gregorian.

Perayaan Natal bagi masyarakat Koptik Mesir diawali dengan masa berpuasa selama 43 hari yang dimulai pada 25 November. Selama itu, mereka menghindari produk hewani. Perayaan Natal utama dimulai pada Malam Natal (6 Januari) dengan ibadat di gereja yang panjang. Kerap kali hingga dini hari.

Usai beribadat, mereka kemudian berkumpul: merayakan pesta Natal untuk berbuka puasa. Hidangan khas Mesir, seperti fatteh dan wara’ einab (daun anggur isi) pun disajikan. Berbeda dengan tradisi Barat, pertukaran hadiah fisik pada Hari Natal bukanlah hal yang utama. Tradisi yang umum adalah memberikan uang kepada anggota keluarga yang lebih muda atau membagikan kue tradisional manis yang disebut Kahk!

Alhasil, perayaan Natal pada 7 Januari oleh masyarakat Koptik Mesir adalah hasil kesetiaan pada sistem penanggalan yang kini berkembang menjadi berbeda 13 hari dengan kalender modern: Kalender Gregorian!

Tags: Catatan Rofi' UsmaniMakin Tahu Indonesia
Previous Post

Menyongsong 2026: Republik Kenangan

Next Post

Sawit, Tanah, dan Sebuah Wilayah yang Terlalu Penuh

BERITA MENARIK LAINNYA

PC PMII Bojonegoro Dorong Integrasi Sistem Air Kabupaten
Cecurhatan

PC PMII Bojonegoro Dorong Integrasi Sistem Air Kabupaten

30/07/2026
Warga Leran dan Sukoharjo Gotong Royong Bangun Jalan, Perkuat Akses Ekonomi Kalitidu
Cecurhatan

Warga Leran dan Sukoharjo Gotong Royong Bangun Jalan, Perkuat Akses Ekonomi Kalitidu

29/07/2026
Reformasi, Oligarki, dan Kursi Panjang di Ruang Tamu
Cecurhatan

Reformasi, Oligarki, dan Kursi Panjang di Ruang Tamu

29/07/2026

Anyar Nabs

PC PMII Bojonegoro Dorong Integrasi Sistem Air Kabupaten

PC PMII Bojonegoro Dorong Integrasi Sistem Air Kabupaten

30/07/2026
Alas Institute dan Mahasiswa Bojonegoro Satukan Langkah Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Alas Institute dan Mahasiswa Bojonegoro Satukan Langkah Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

29/07/2026
Warga Leran dan Sukoharjo Gotong Royong Bangun Jalan, Perkuat Akses Ekonomi Kalitidu

Warga Leran dan Sukoharjo Gotong Royong Bangun Jalan, Perkuat Akses Ekonomi Kalitidu

29/07/2026
Reformasi, Oligarki, dan Kursi Panjang di Ruang Tamu

Reformasi, Oligarki, dan Kursi Panjang di Ruang Tamu

29/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: