Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Menjelajahi Kebun Jambu Kristal di Bojonegoro

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
22/03/2019
in Destinasi

Bojonegoro merupakan penghasil jambu kristal dengan kualitas jempolan. Terutama di kawasan Jawa Timur. Jika sedang memasuki musim panen pada awal tahun seperti sekarang ini, Nabsky wajib mencoba kenikmatan jambu kristal khas Bojonegoro.

Jambu kristal merupakan varian dari buah yang biasa disebut juga dengan Guava tersebut. Ciri khas utama dari jambu kristal adalah rasanya yang manis dan daging buah tanpa biji.

Jambu kristal selain memiliki rasa manis dan menyegarkan. Juga mempunyai beragam khasiat bagi kesehatan tubuh. Contohnya meningkatkan sistem imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan jambu kristal memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Pusat kebun jambu kristal di Bojonegoro berada di Kecamatan Trucuk. Lokasinya tak begitu jauh dari area Bendungan Gerak Bojonegoro. Tepatnya di Desa Padang, Kecamatan Trucuk.

Suasana tenang dan meneduhkan langsung terasa ketika kita memasuki kawasan kebun jambu kristal ini. Rindang, tenang, dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Suasana seperti ini tentunya sangat cocok bagi Nabsky sekalian yang suka dengan ketenangan.

Sebelum menuju kawasan kebun jambu kristal, kita harus melewati jalan yang sedikit menantang. Akses jalan tanah yang bergelombang memang cukup menyulitkan. Apalagi ketika masuk musim penghujan. Jadi kewaspadaan selalu jadi poin utama.

Setelah melewati jalan tanah yang cukup bergelombang sepanjang 500 meter, kita akan disambut dengan pemandangan kebun jambu di kanan kiri jalan.

Ada belasan kebun jambu kristal yang dikelola oleh warga sekitar. Pengunjung tak perlu kebingungan ketika pertama kali datang ke tempat ini. Karena warga sekitar siap menyambut dan mengarahkan para pengunjung dengan ramah.

Supriyadi adalah satu dari sekian petani jambu kristal di Desa Padang, Trucuk. Bersama Istrinya, Sumiyati, ia mengelola satu petak kebun jambu kristal. Ketika musim panen, kebunnya selalu didatangi oleh para pembeli yang ingin mencicipi kesegaran buah jambu kristal.

Menurut Supriyadi, masa panen jambu kristal berlangsung setiap 6 bulan sekali. Puncak panennya terjadi pada bulan Agustus.

“Untuk jambu kristal ini setahun bisa panen dua kali. Puncak panennya bulan Agustus,” ujar Pria berusia 50 tahun tersebut.

Buah Jambu Kristal khas Bojonegoro

Jambu kristal Desa Padang ini sudah dikirim ke berbagai daerah. Seperti Gresik, Lamongan, dan Surabaya. Hal ini membuat jambu kristal Bojonegoro semakin populer.

Untuk harga sendiri, satu kilo buah jambu kristal yang siap makan dibanderol dengan Rp 15 ribu. Satu kilo bisa berisi 3 hingga 5 buah, tergantung ukurannya. Harga yang pastinya sepadan dengan kenikmatan dan kesegaran yang bakal kita dapatkan

Pengunjung bisa memetik sendiri buah jambu kristal yang ingin dibeli. Pemilik lahan bisa juga diajak untuk menemani pengunjung yang kesulitan dalam memetik sendiri buah jambu kristal.

Pengunjung yang ingin membeli langsung buah jambu kristal dari kebun Supriyadi ini kebanyakan berasal dari dalam kabupaten Bojonegoro. Tapi di hari-hari tertentu ada pembeli dari luar kota. Seperti Tuban, Gresik, dan Blora.

Febrrita Kurniawan adalah satu dari sekian pengunjung yang datang langsung ke kebun untuk membeli buah jambu kristal. Menurut pria asal Desa Sukorejo, Bojonegoro tersebut, buah jambu kristal di Desa Padang ini sangat layak dicoba.

“Saya sengaja datang untuk beli jambu kristal dari petaninya langsung. Sekalian rekreasi karena tempatnya adem dan tenang,” ujar Febrrita Kurniawan.

Menikmati kesegaran jambu kristal di tengah suasana nyaman pedesaan tentu menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi dinikmati bersama dengan teman maupun keluarga.

Kebun jambu kristal di Trucuk ini bisa jadi jujukan agrowisata di Bojonegoro. Dengan lokasi yang berdekatan dengan objek wisata lain, kebun jambu kristal ini sangat layak untuk dikunjungi. Yuk Nabs, datang ke kebun jambu kristal, Trucuk.

Tags: Agrowisata BojonegoroKebun Jambu Kristal
Previous Post

Kamiskusi, Kamiskasih hingga Kamis Berpuisi

Next Post

Kepercayaan, Ruang Maaf dan Kesalahan Manusiawi Tirto.id

BERITA MENARIK LAINNYA

Mesquita De La M-30: Masjid dan Pusat Budaya Islam di Madrid Spanyol
Destinasi

Mesquita De La M-30: Masjid dan Pusat Budaya Islam di Madrid Spanyol

09/04/2026
‎Baabus Shofa, Masjid dengan Pintu yang Selalu Terbuka
Destinasi

‎Baabus Shofa, Masjid dengan Pintu yang Selalu Terbuka

06/04/2026
‎Waduk Norjo, Wisata Nggawan Kembar di Bojonegoro
Destinasi

‎Waduk Norjo, Wisata Nggawan Kembar di Bojonegoro

29/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: