Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Menko Pratikno: Bojonegoro Harus Inventarisir Tiga Potensi Penting

Maulida Chartagupta by Maulida Chartagupta
02/11/2025
in Peristiwa
Menko Pratikno: Bojonegoro Harus Inventarisir Tiga Potensi Penting

Menko Pratikno bersama Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro (foto: Pemkab Bojonegoro)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc berpesan agar Pemkab Bojonegoro menginventarisir dan memaksimalkan tiga potensi penting.

Menko PMK Pratikno melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bojonegoro. Kunjungan ini diisi dengan diskusi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait rencana, progres pembangunan, serta berbagai kendala dalam pelaksanaan program kegiatan daerah. Diskusi berlangsung di Gedung Putih Pemkab Bojonegoro (1/11/2025).

‎Kedatangan Menko PMK Pratikno disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama Wakil Bupati, Nurul Azizah, serta Sekretaris Daerah yang baru dilantik, Edi Susanto. Turut hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, di antaranya dari Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Sumber Daya Air, Dinas Cipta Karya, Dinas Kesehatan, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Bappeda, Dinas Pendidikan, BPBD, hingga BPKAD.

‎Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan produktif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro memaparkan berbagai capaian dan rencana pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah, baik di bidang fisik maupun peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Namun demikian, keduanya juga menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi, termasuk perihal APBD dan rencana pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menanggapi hal tersebut, Menko PMK Pratikno menyampaikan apresiasi atas langkah dan progres pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Ia menegaskan bahwa tantangan anggaran bukan hanya dialami oleh Bojonegoro, melainkan juga oleh banyak daerah lain di Indonesia.

“Kondisi keuangan ini justru harus menjadi titik transformasi. Di tengah pengurangan transfer pusat, daerah harus bisa berinovasi dan memaksimalkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Pratikno juga menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi anggaran, serta mendorong Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menggali potensi kerja sama eksternal yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menambah pendapatan daerah.

‎“Yang bisa bertahan sekarang adalah daerah yang mampu menggaet kolaborasi eksternal, baik dengan pihak swasta, akademisi, maupun lembaga lain. Bojonegoro punya banyak potensi untuk itu,” tambahnya.

Menginventarisir dan Memaksimalkan Tiga hal Utama 

Sebagai tindak lanjut, Menko PMK meminta Pemkab Bojonegoro untuk menginventarisasi tiga hal utama. Pertama, potensi daerah yang bisa dikembangkan untuk kerja sama dengan pihak eksternal. Kedua, kendala yang membutuhkan mediasi atau dukungan pemerintah pusat. Ketiga, program dan kegiatan daerah yang berpeluang untuk disinergikan dengan program-program di bawah koordinasi Kementerian PMK.

‎Diskusi ditutup dengan optimisme bersama untuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan manusia yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro

Tags: Menko PMK PratiknoPemkab Bojonegoro
Previous Post

Paradigma Jurnaba: Optimisme Pesimistis

Next Post

Mentradisikan Baca di Warkop

BERITA MENARIK LAINNYA

Komisi C DPRD Bojonegoro Bahas Realisasi APBD 2025 dan Proyeksi Pelaksanaan APBD 2026
Peristiwa

Komisi C DPRD Bojonegoro Bahas Realisasi APBD 2025 dan Proyeksi Pelaksanaan APBD 2026

09/01/2026
Bakti Bumi, Diskusi Agro Ekologi di Bukit Pagerwesi
Peristiwa

Bakti Bumi, Diskusi Agro Ekologi di Bukit Pagerwesi

28/12/2025
Abdulloh Umar Ajak Masyarakat Bersikap Empatik Sambut Tahun Baru 2026
Peristiwa

Abdulloh Umar Ajak Masyarakat Bersikap Empatik Sambut Tahun Baru 2026

24/12/2025

Anyar Nabs

Bismillah yang Hilang, dan Hadir Kembali: Hikmah Humor dan Pencurian (13)

Bismillah yang Hilang, dan Hadir Kembali: Hikmah Humor dan Pencurian (13)

13/01/2026
Mekanisme Kekerasan Sistematis dalam Tragedi 1965 Jawa Timur

Mekanisme Kekerasan Sistematis dalam Tragedi 1965 Jawa Timur

12/01/2026
Asem Jawi Pangimbang Jati, Kredo Ekologi dari Bojonegoro

Asem Jawi Pangimbang Jati, Kredo Ekologi dari Bojonegoro

11/01/2026
Sang Penjaga Gawang antara Api Tradisi dan Modernitas

Sang Penjaga Gawang antara Api Tradisi dan Modernitas

11/01/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: