Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pada Akhirnya, Semua Sebatas Cerita

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
23/08/2019
in Cecurhatan
Pada Akhirnya, Semua Sebatas Cerita

Untuk berberita, kau hanya cukup mengabarkan sesuatu. Sedang untuk bercerita, kau harus mengalaminya terlebih dahulu.

Mata saya sudah mendrip-mendrip ketika mendengar Anin dan Wisnu ngobrol ngalor-ngidul tentang sejumlah film yang beberapa saat silam, selesai mereka tonton. Dan entah kenapa, rasa kantuk saya tiba-tiba hilang begitu saja.

Meski beberapa malam sebelumnya saya kurang tidur, mata dan telinga saya kembali menemukan kepekaan kala mendengar dan menyaksikan mereka berdua bercerita. Bahkan, sesekali menanggapinya. Saya, entah kenapa, suka sekali mendengar orang bercerita.

Wisnu bercerita jika dia menangis saat nonton film Korea berjudul Hello Ghost. Katanya, itu film yang awalnya terasa biasa saja. Tapi, di akhir cerita, ada plot yang mampu menguras air matanya. Air mata di sini, sudah bukan lagi benda. Ia nyawa yang bercerita.

“Saya nangis saat nonton film Hello Ghost,” katanya pada Anin sambil tertawa terbahak-bahak.

Jika Wisnu nangis saat nonton Hello Ghost, Anin mengalami kisah berbeda. Dia, justru menangis saat nonton film Jepang berjudul Wedding Dress. Meski film itu sudah bertahun-tahun dia tonton, dia mengaku, kesedihannya selalu bisa diperbaharui.

“Kalau nggak nangis nonton film itu, kamu bukan manusia,” kata Anin pada Wisnu, tentu sambil tertawa.

Saya tak bisa membayangkan, betapa sebuah cerita yang menyedihkan dan menguras air mata, mampu mereka berdua ceritakan dengan bahak tertawa hingga menggetarkan kedai tempat kami bersua malam kemarin. Saya yang menyaksikan perbincangan mereka berdua, ikut sedih sekaligus tertawa.

Di situlah, barangkali keunikan sebuah cerita. Saat mengalaminya secara langsung, boleh jadi kita bisa menangis sejadi-jadinya. Tapi saat kembali menceritakannya — selang waktu tertentu — kadang kita mampu membawanya sambil tertawa.

Bagi saya, mendengar cerita tak sama dengan mendengar berita. Tak banyak respon saat saya mendengar berita. Tapi, saat mendengar cerita, respon saya bisa beragam. Bahkan hingga tak menemui istilah untuk menggambarkannya.

Berita dan cerita memang punya substansi yang sama: menyampaikan pesan. Namun, keduanya memiliki beda yang tak sederhana. Untuk berberita, kau hanya cukup mengabarkan sesuatu. Sedang untuk bercerita, kau harus mengalaminya terlebih dahulu.

Saya bisa membuang waktu dan membuka telinga selebar-lebarnya hanya untuk mendengar cerita orang lain, asal cerita itu mengasyikkan. Jika ceritanya tidak asyik, tapi cara menceritakannya asyik, sudah cukup menyenangkan bagi saya.

Saat mereka berdua membahas film Memoirs of Murder, Train to Busan dan Confessions, misalnya, mereka mampu mengoplos rasa tegang dan lucu secara bersamaan. Padahal, andai kembali pada momen saat menotonnya, saya kira itu mustahil untuk dilakukan.

Kesedihan sebuah cerita, bisa jadi, benar-benar kita rasakan saat sedang mengalaminya. Tapi percayalah, kelak, entah kapan, kita pasti mampu membawakan cerita itu dengan penuh kelucuan.

Tags: CeritaMengalami Cerita
Previous Post

Berkah di Balik Karnaval Agustusan Bojonegoro

Next Post

Samsul Arif dan Kerinduan Suporter Persibo

BERITA MENARIK LAINNYA

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?
Cecurhatan

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

10/09/2026
Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?
Cecurhatan

Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

08/09/2026
Metabolisme Alam, Metabolisme Tubuh Manusia
Cecurhatan

Metabolisme Alam, Metabolisme Tubuh Manusia

05/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

10/09/2026
Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

08/09/2026
Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

07/09/2026
DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

07/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: