Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pemanfaatan Limbah Jadi Pupuk Kompos Ala Mahasiswa Trunojoyo Madura

Lilis Etika Putri by Lilis Etika Putri
06/07/2022
in Peristiwa
Pemanfaatan Limbah Jadi Pupuk Kompos Ala Mahasiswa Trunojoyo Madura

Pengabdian masyarakat penting bagi mahasiswa sebagai implementasi materi di bangku kuliah. Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, manfaatkan limbah jadi pupuk kompos. 

Program ini dilakukan selama 2 bulan,  pada hari jumat, sabtu dan minggu, di tengah aktifnya kegiatan perkuliahan ini, punya kontribusi dalam pemberdayaan kearifan lokal masyarakat setempat.

Salah satu contoh kegiatan dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah pemanfaatan limbah komoditas unggulan desa menjadi pupuk kompos. Ide pelaksanaan program ini dilatarbelakangi persoalan masyarakat yang terlalu banyak meggunakan pupuk kimia berlebihan, belum lagi jika terjadi kelangkaan dan harga pupuk melambung tinggi.

Desa Drenges merupakan desa yang berada di ujung selatan kabupaten Bojonegoro. Desa ini memiliki komoditas unggulan salah satunya adalah jagung, dengan potensi limbah pertanian yang melimpah.

Tumpukan limbah pertanian jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka akan mencemari lingkungan dan menjadi sarang nyamuk, maupun hewan melata lainnya. Potensi limbah lain adalah kotoran ternak yang terlihat menumpuk disamping rumah warga.

Limbah nabati dan hewani ini memiliki potensi dijadikan pupuk kompos yang baik untuk tanaman dan tentunya dapat mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

Kegiatan praktik pembuatan kompos dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan, ibu Galuh Widitya Qomaro, M.Hi dengan penanggungjawab, kebetulan, saya sendiri. Kami bekerja sama dengan kelompok tani dusun Lantung desa Drenges beserta warga masyarakat.

Saat kami melakukan survey terdapat keluhan ketergantugan menggunakan pupuk kimia oleh masyarakat desa Drenges. Namun disamping itu desa Drenges memiliki komoditas pertanian unggulan yaitu jagung, dimana ketika musim panen maupun pascapanen pasti memunculkan limbah pertanian yang banyak.

Ditambah lagi disamping rumah warga yang terdapat tumpukan kotoran ternak dapat mencemari udara dan estetika lingkungan. Limbah nabati dan hewani ini harusnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membuat kompos sebagai solusi dari ketiga permasalahan tersebut.

Pada kegiatan ini kami mengundang kelompok tani dusun Lantung dan warga sekitar, kegiatan dilakukan di salah satu rumah warga.

“Sulitnya masyarakat untuk diajak berkumpul ketika ada kegiatan seperti ini, karena impact nya kurang dirasakan, sehingga alangkah lebih baiknya mahasiswa jemput bola, melaksanakan kegiatan langsung di rumah-rumah warga” ucap ketua kelompok tani dusun Lantung.

Hasil dan manfaat kegiatan memanglah tidak dapat dirasakan secara langsung. Seperti halnya manfaat penggunaan kompos ini. Memerlukan mindset yang bagus dan ketekunan yang konsisten dalam penggunaannya.

Pupuk kimia yang dapat menghasilkan panen yang melimpah hanya memberikan kesenangan sementara bagi petani. Namun jika penggunaan dilakukan secara berlebihan, tanah akan terdegradasi, memadat dan dapat mematikan mikroorganisme tanah.

Dalam kegiatan praktik pembuatan kompos ini mahasiswa pengabdian kelompok 60 UTM berharap kedepannya bahkan setelah kegiatan selesai, masyarakat dapat menerapkan penggunaan media organik dimulai dari skala rumahan dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Kemudian dapat meluas ke skala budidaya lahan pertanian demi menjaga lingkungan dan terbebas dari penggunaan bahan kimia sintetis.

 

 

Tags: KKN MahasiswaPengabdian Masyarakat
Previous Post

Pendidikan Kaum Tertindas dan Pemikiran Paulo Freire

Next Post

Kaos Oblong, Sarung Kotak-Kotak, dan Sandal Jepit dalam Bingkai Perjuangan

BERITA MENARIK LAINNYA

Diskusi Organik Lintas Komunitas Bojonegoro Terkait Sampah dan Pencarian Solusi Bersama
Peristiwa

Diskusi Organik Lintas Komunitas Bojonegoro Terkait Sampah dan Pencarian Solusi Bersama

18/01/2026
Pasar Kota sebagai Ruang Transaksi Modern yang Humanis
Peristiwa

Pasar Kota sebagai Ruang Transaksi Modern yang Humanis

17/01/2026
Limolasan: Memahami Esensi Universitas Kuno Asram Bramacari
Peristiwa

Limolasan: Memahami Esensi Universitas Kuno Asram Bramacari

16/01/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Cairo International Book Fair, Upaya Mesir Menyalakan Buku

Cairo International Book Fair, Upaya Mesir Menyalakan Buku

19/01/2026
Diskusi Organik Lintas Komunitas Bojonegoro Terkait Sampah dan Pencarian Solusi Bersama

Diskusi Organik Lintas Komunitas Bojonegoro Terkait Sampah dan Pencarian Solusi Bersama

18/01/2026
Pasar Kota sebagai Ruang Transaksi Modern yang Humanis

Pasar Kota sebagai Ruang Transaksi Modern yang Humanis

17/01/2026
Limolasan: Memahami Esensi Universitas Kuno Asram Bramacari

Limolasan: Memahami Esensi Universitas Kuno Asram Bramacari

16/01/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: