Tepat di hari pahlawan Senin (10/11/25), Perpustakaan Unugiri yang berada di Lt. 2 Gedung B KH. Wahab Chasbullah melaksanakan kegiatan bersih-bersih. Mulai dari srawang, debu dikarpet untuk dilakukan vacuum cleaners serta yang menempel di sela-sela rak buku, tidak luput dibersihkan pula.
Kegiatan bersih-bersih Perpustakaan Unugiri sendiri, diselenggarakan oleh pustakawan yang dibantu oleh tenaga kebersihan kampus mulai pukul 08.00-10.00 Wib.
Pustakawan Unugiri Nur Zahroud Diyanah, menyampaikan bila bersih-bersih perpustakaan ini agar pustakawan nyaman ketika dibuat belajar, meneliti, hingga menyelesaikan tugas perkuliahan.
“Semua aktivitas kuliah mahasiswa agar nyaman di perpustakaan,” ungkapnya sembari memindahkan buku dari meja resepsionis.
Diyana panggilan akrab Nur Zahraoud Diyanah juga menambah, meski perpustakaan dibersihkan tetapi layanan sirkulasi tetap dibuka, dengan cara mahasiswa dipilihkan tempat yang telah selesai pembersihan.
Adapun Direktur Kelembagaan, Alumni dan Sumber Daya Manusia M Tsaqibul Fikri, menjelaskan bila kegiatan ini mencerminkan semangat kepahlawanan dalam bentuk tindakan nyata.
“Ketika para pahlawan berjuang demi kemerdekaan bangsa, kita sebagai generasi penerus dapat berjuang dengan cara yang lain. Dalam hal ini menjaga dan merawat fasilitas umum yakni perpustakaan,” paparnya.
Semantara, tenaga kebersihan Sauqi Ridlo Rohman mengatakan bila dirinya senang membantu tugas bersih-bersih di Perpustakaan Unugiri. Apalagi, dalam menjalankan tugas, ia dibantu tiga teman sehingga cepat dalam menyelesaikan bersih-bersih memperingati hari pahlawan.
Sambut Baik
Beberapa mahasiswa sebagai pemustaka di Unugiri menyambut baik kegiatan bersih-bersih. Salah satunya Maya Fitria Ardianti dari Prodi Bimbingan Konseling (BK) Unugiri. Ia mengatakan sangat senang karena perpustakaan lebih bersih.
“Alhamdulillah, perpustakaan dibersihkan dan bersih. Nyaman jadinya,” tuturnya.
Hal yang sama juga disampaikan Siti Aisyah mahasiswi BK semester 3, bila selama proses bersih-bersih tidak mengganggu dirinya untuk menyelesaikan tugas klasifikasi hasil quesiner yang diberikan dari dosen.
“Kalau terganggu proses bersih-bersihnya tidak,” ungkanya penuh semangat.
Hal serupa juga dikatakan Maya Fitria Ardianti dan Tria Famatus Sholihah dari Prodi sama (BK), bila pasca dibersihkan perpustakaan menjadi rapi dan nyaman. Apalagi, keberadaannya menjadi tempat favorit untuk mengerjakan tugas dan membaca.








