Pelayanan sirkulasi (peminjaman buku) Perpustakaan Bojonegoro dibuka tiap Senin sampai Jumat. Serta dimulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Ketentuannya, setiap anggota perpusda meminjam maksimal tiga buku dengan jangka waktu seminggu.
Kabar baik bagi kamu yang gemar membaca dan meminjam buku di perpustakaan. Mulai bulan Juni 2020, Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro buka kembali setelah tutup selama kurang lebih 3 bulan.
Sebagai langkah atau upaya mencegah penularan virus corona, sejumlah fasilitas publik ditutup sementara. Salah satunya adalah Perpustakaan Daerah Bojonegoro yang berada di Jalan Pattimura.
Namun ssetelah hampir tiga bulan menghentikan semua pelayanan karena pandemi corona, Perpusda Bojonegoro akhirnya kembali buka. Tentunya dengan beberapa catatan.
Kepala Seksi Layanan Pustaka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bojonegoro, Heri Purwanto mengatakan jika layanan di Perpusda Bojonegoro sudah mulai aktif sejak Senin (6/6/2020).
“Untuk sementara ini layanan yang sudah dibuka adalah sirkulasi. Sudah kita buka mulai Senin 8 Juni kemarin,” ujar Heri Purwanto.
Pelayanan sirkulasi (peminjaman buku) dibuka tiap Senin sampai Jumat. Serta dimulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Ketentuannya, setiap anggota perpusda meminjam maksimal tiga buku dengan jangka waktu seminggu.
Sejak dibuka kembali, Perpustakaan Daerah Bojonegoro mulai didatangi oleh warga yang ingin meminjam buku. Umumnya adalah para remaja yang ingin menambah koleksi bacaan pada masa pandemi.
“Sejak dibuka kemarin, rata-rata setiap hari ada 20 pengunjung yang pinjam buku,” tambah Heri.
Meski sudah dibuka lagi, Perpusda Bojonegoro tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Heri menjelaskan bagi setiap anggota yang meminjam buku di perpusda harus mematuhi protokol kesehatan. Yakni mulai dari wajib memakai masker, mencuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh.
Untuk layanan lain seperti internet atau wifi gratis, masih dibutuhkan penyesuaian. Pengunjung boleh menggunakan layanan internet gratis dengan beberapa persyaratan. Seperti dibatasi durasi waktunya dan wajib jaga jarak.
“Jika kondisi sepi pengunjung juga bisa memanfaatkan free wifi maksimal 15 menit. Tapi tetap harus jaga jarak,” tambah Heri
Selain membuka layanan sirkulasi, tambah Heri, Perpusda juga sudah membuka pendaftaran anggota baru. Itu karena syarat utama untuk meminjam buku adalah memiliki kartu anggota.
Pada bulan Juni ini, Perpusda Bojonegoro memiliki koleksi buku baru. Totalnya sebanyak 1,376 buku. Setelah melalui proses pengolahan dan klasifikasi, buku-buku tersebut bisa dibaca dan dipinjam oleh para anggota.
Selain itu, ada tambahan buku pula untuk perpustakaan desa atau perpusdes. Untuk tambahan di perpusdes, tambahan bukunya sebanyak 1,728 buah. Nantinya, buku-buku itu akan didistribusikan secara merata ke perpustakaan desa yang ada di Bojonegoro.
Membaca buku bisa jadi kegiatan yang menyenangkan pada masa pandemi. Dengan membaca buku di rumah sendiri kita tak hanya menambah wawasan, tapi juga turut serta dalam mencegah penularan virus corona
Perpusatakaan punya peran penting dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Karena itu, dibukanya kembali Perpusda Bojonegoro ini tentu jadi angin segar bagi dunia literasi di Bumi Angling Dharma.








