Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

PSBB di Ibukota Jawa Timur Mulai Berlaku 28 April 2020

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
24/04/2020
in Peristiwa
PSBB di Ibukota Jawa Timur Mulai Berlaku 28 April 2020

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi berlaku di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Sidoarjo pada Selasa tanggal 28 April tahun 2020. Dengan begitu, warga tak bisa leluasa keluar masuk ke Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Putusan PSBB ini tercantum dalam Peraturan Gubernur No.18 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam menangani Corona Virus Disease (Covid19) di Jatim serta Keputusan Gubernur No.188/202/KPTS/013/2020 tentang Pemberlakukan Pembatasan Berskala Besar dalam Penanganan Covid19 di Jawa Timur.

Penetapan PSBB ini disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (23/4/2020) malam. Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah didampingi bersama Kapolda Jatim, Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya, Wisnu Prasetja Boedi, dari perwakilan tiga wilayah PSBB, yakni Sekda Kota Surabaya, Hendro Gunawan, Wakil Bupati Gresik, M Qosim, Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, serta para Forkopimda di Jawa Timur.

“Malam ini telah diserahkan secara resmi SK Pergub Jatim tentang PSBB di tiga wilayah. Masing-masing sudah memantabkan draft perwali dan draft perbup,” ujar Gubernur Khofifah.

Dikatakan Gubernur, PSBB ini berlaku efektif tanggal 28 April hingga 11 Mei 2020. Namun bila hingga masa berlaku PSBB berakhir masih terdapat bukti penyebaran Covid19, maka masa berlakunya akan diperpanjang.

Sebelum diberlakukan, kata Gubernur, Pergub PSBB ini akan disosialiasikan selama tiga hari, yakni pada hari Sabtu, Minggu dan Selasa (25,26,27 April 2020).

Dijelaskan gubernur, untuk pembatasan wilayah, di Kota Surabaya hampir semua kecamatan akan diberlakukan PSBB, berbeda dengan Kabupaten Gresik dan Sidoarjo akan ada beberapa kecamatan terutama yang masuk zona merah untuk diberlakukan PSBB.

“Di Perbup akan dijelaskan secara detail mana saja kecamatan yang akan diberlakukan PSBB,” ujar Khofifah seperti dikutip dari website resmi Kominfo Jawa Timur.

Gubernur menambahkan, hal yang sangat menentukan dalam regulasi adalah sanksi, sebab tidak akan efektif sebuah regulasi bila tidak ada sanksinya. Oleh karena itu hal ini akan tercantum dalam peraturan bupati dan walikota, dan masing-masing sudah mendetailkan sesuai kesepakatan bersama.

Adanya PSBB membuat kegiatan atau aktivitas di luar rumah akan dibatasi secara besar-besaran. Perkantoran, pasar hingga pusat perbelanjaan diminta untuk tutup selama masa PSBB berlaku.

Khofifah juga meminta warga untuk tidak panic buying, karena kebutuhan sembako di Jawa Timur masih tercukupi. Pemprov pun menyiapkan Lumbung Pangan khusus di mana warga bisa memesan secara online dengan harga yang murah dan juga gratis ongkir untuk radius 20 kilometer.

Diberlakukannya PSBB ini diharapkan mampu menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Ibukota Jawa Timur. Surabaya saat ini jadi salah satu daerah yang jumlah kasus coronanya terbanyak di Indonesia.

Tags: KhofifahPSBB Jawa Timur
Previous Post

Menjalani Ramadhan dengan Suasana Berbeda

Next Post

Hakikat Mudik dan Pulang Kampung yang Sekadar Diruwetkan Belaka

BERITA MENARIK LAINNYA

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata
Peristiwa

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

10/08/2026
Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu
Peristiwa

Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu

09/08/2026
Ayam Panggang Ledok: Festival yang Menghidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga
Peristiwa

Ayam Panggang Ledok: Festival yang Menghidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga

09/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Gus Mus dan Pemikiran Islam Indonesia, Quo Vadis?

Gus Mus dan Pemikiran Islam Indonesia, Quo Vadis?

11/08/2026
Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

10/08/2026
Majnun Mengajari Kita Satu Hal: Cinta Bisa Membajak Akal Sehat dan Membuat Seseorang Gila

Majnun Mengajari Kita Satu Hal: Cinta Bisa Membajak Akal Sehat dan Membuat Seseorang Gila

10/08/2026
Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu

Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu

09/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: