Bencana angin kencang kembali melanda Bojonegoro. Akibat dari angin kencang tersebut, sejumlah pohon di sputaran Kota Bojonegoro roboh. Ini adalah kali ketiga bencana angin kencang menyebabkan sejumlah pohon roboh di seputaran Kota Bojonegoro.
Rabu sore (11/12/2019), Bojonegoro kembali diterpa hujan disertai angin kencang. Kejadian itu membuat sejumlah pohon di pinggir jalan roboh. Aktivitas warga pun jadi terganggu karena hal tersebut.
Tak hanya pohon saja yang roboh lho, Nabs. Beberapa bangunan juga banyak yang hancur. Salah satunya adalah Gedung Pemkab Bojonegoro. Beberapa bagian gedung 7 lantai tersebut rusak diserang angin kencang.
Pemkab Bojonegoro langsung bergerak cepat dalam menanggulangi masalah ini. Pembersihan langsung dilakukan agar kegiatan dan aktivtias warga tak terganggu. Pohon yang tumbang langsung dipotong dengan gergaji mesin agar tak mengganggu perjalanan warga.
Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul kerap terjadi bencana angin kencang kencang beberapa hari terakhir.
“Jangan di dalam rumah atau di dekat pintu ketika terjadi hujan disertai angin kencang,” pesan Kepala BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni.
Pihaknya juga menghimbau bagi warga yang sedang mengendarai kendaraan untuk berhenti sementara jika sedang terjadi hujan disertai angin kencang. Serta jangan berteduh di bawah pohon atau tiang dan papan reklame, Karena rawan roboh dan bisa membahayakan keselamatan.
“Apalagi saat musim penghujan nanti agar waspada intensitas hujan lebat,” tambah Umar Ghoni.
Berdasarkan data sementara yang masuk di BPBD Kabupaten Bojonegoro sampai dengan pukul 16.15 WIB, angin kencang melanda 17 desa di 4 Kecamatan yakni Bojonegoro, Kapas, Kanor dan Baureno. Tercatat 6 rumah mengalami rusak ringan, 5 rumah mengalami rusak sedang, 1 rumah roboh di Desa Wedi, Kecamatan Kapas.
Selain itu, 4 infrastruktur umum juga terdampak bencana angin kencang. Diantaranya; Gedung Dinas Pendidikan di Jalan Pattimura, Kantor Kecamatan Kota Bojonegoro, Pasar Desa Sukorejo dan Kompleks Pemkab Bojonegoro.
Selain merusak banyak bangunan, angin kencang mengakibatkan puluhan pohon patah dan tumbang tercatat hampir 17 pohon tumbang dan patah sedangkan lainnyaa adalah tempat usaha, bengkel dan warung.
BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup melakukan penanganan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro. Data sementara yang masuk hampir terdapat 13 pohon tumbang dan patah.
Bencana hujan disertai angin kencang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan. Warga Bojonegoro selalu diminta untuk waspada menghadapi bencana ini. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kerugian akibat bencana ini bisa ditekan.








