Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro resmi menggelar Pelatihan Active Learning dengan Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi bagi guru-guru MA Islamiyah Malo
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM ) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri yang dilaksanakan pada pada Sabtu (21/05/2025).
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Sholawat Al-Fatih, lagu Indonesia Raya, dan Mars Syubbanul Wathan. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber utama dari tim pengabdian, yaitu Giati Anisah dan Zumrotul Fauziah.
Dalam pemaparannya, Giati Anisah menyampaikan berbagai teknik yang dapat diterapkan dalam pendekatan active learning, antara lain pause procedure, retrieval practice, peta konsep, demonstrasi dan prediksi, think-pair-share, student-generated test questions, sequencing, minute paper, dan decision making.
“Teknik yang dapat diterapkan dalam pendakaran active learning yaitu pause procedure, retrieval practice, peta konsep, demonstrasi dan prediksi,” ujar Bu Gia sapaan akrabnya.
Sementara itu, Zumrotul Fauziah memaparkan materi mengenai pemanfaatan aplikasi Wordwall sebagai media pendukung dalam pembelajaran berbasis gamifikasi yang interaktif dan menyenangkan.
“Aplikasi Wordwall ini termasuk pendukung dalam pembelajaran berbasis gamafiski yang menyenangkan,” ucapnya.
Salah satu peserta pelatihan, Wiwin, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan ilmu dan wawasan baru terkait metode pembelajaran yang inovatif.
“Alhamdulillah, pelatihan ini sangat bermanfaat. Metode gamifikasi yang disampaikan menarik untuk dicoba dan diterapkan di kelas,” ujarnya.
Ia juga berharap tim pengabdian dari Unugiri, khususnya tim Ibu Zia dan Ibu Gia, dapat kembali ke MA Islamiyah Malo untuk memberikan pelatihan lanjutan dengan tema lainnya.
Kepala MA Islamiyah Malo, Fatah, turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat membantu guru dalam mengembangkan proses pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta dan tim pelaksana.








