Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Uniknya Lomba Sound System di Kecamatan Ngasem Bojonegoro

Dian Wisnu Adi Wardhana by Dian Wisnu Adi Wardhana
03/08/2019
in Peristiwa
Uniknya Lomba Sound System di Kecamatan Ngasem Bojonegoro

Jika sound system yang tugasnya hanya menggemakan suara saja bisa dinilai dan memiliki unsur keindahan, bagaimana dengan manusia yang ngorok dan sendawanya pun bisa berubah-ubah sesuai keadaan? 

Sound system tak hanya bisa diperdengarkan ke telinga banyak orang. Mereka pun bisa diperlombakan. Seperti lomba sound system yang diadakan di Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, pada Sabtu (3/8/2019).

Dentuman lagu dan musik yang keras terus bersaut-sautan di lapangan Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Di lapangan yang biasa digunakan untuk kegiatan olahraga tersebut, terlihat banyak susunan sound system berjejer rapi di bawah teriknya sinar matahari.

Sepintas pandang, jika dilihat dengan mata yang ngantuk dan tidak seksama, deretan sound system itu mirip tokoh-tokoh Transformers seperti Optimus Prime hingga Megatron.

Susunan sound system tersebut milik para pebisnis sound yang ada di seluruh Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Mereka tergabung dalam Paguyuban Sound System Ngasem atau disingkat PSSN.

Ini adalah kegiatan perdana PSSN yang dilaksanakan di lapangan terbuka Desa Bareng. Sebanyak 28 peserta mengikuti perlombaan sound system yang menawarkan aneka hadiah menarik tersebut.

Menurut salah satu panitia, Abah Panjul, perlombaan ini digelar untuk mempererat tali persaudaraan antar pebisnis sound system yang ada di Ngasem. Sehingga, para pebisnis ini bisa saling bersinergi satu sama sama lain.

“Acara ini digelar untuk mengikis iklim persaingan diantara pemilik bisnis yang ada di Kecamatan Ngasem,” ujar Abah Panjul.

Perlombaan ini pun menarik minat banyak masyarakat untuk datang dan melihat. Masyarakat bisa dengan mudah datang dan melihat detil dari sound system sekaligus cara kerjanya. Para crew yang bertugas pun dengan ramah menjelaskan kepada masyarakat umum yang datang.

Pada lomba sound system kali ini, ada beberapa kriteria penilaian yang ditekankan. Contohnya seperti suara sound bass, tampilan sound, dan kekompakan crew. Tiga kriteria tersebut menjadi faktor utama bagi juri untuk memilih sang pemenang.

Belakangan ini, perlombaan sound system memang sering ditemui di Kabupaten Bojonegoro. Beberapa kali event sejenis muncul. Salah satu lokasi yang sering jadi tempat penyelenggaraan lomba sound system di Bojonegoro adalah Stadion Letjen H. Sudirman.

Kegiatan yang melibatkan komunitas atau paguyuban sound system di Bojonegoro memang sering dilaksanakan. Bahkan, ada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memasukkan kegiatan parade sound system dalam kalender wisata 2019.

Dari daftar kalender wisata Bojonegoro 2019, ada event parade sound system yang rencananya digelar pada 5 dan 6 September. Lokasinya berada di kawasan Wonocolo. Event tersebut bertujuan untuk memperlihatkan kebolehan para pemilik usaha sound system dengan cara berkeliling di kawasan wisata Wonocolo.

Lomba sound system, barangkali, memberi pesan pada kita bahwa suara abstrak tak hanya mampu memekakkan telinga belaka, tapi mengandung unsur keindahan yang bisa diukur melalui 3 variabel penilaian di atas.

Jika sound system yang tugasnya hanya menggemakan suara saja bisa dinilai dan memiliki unsur keindahan, bagaimana dengan manusia yang ngorok dan sendawanya bisa berubah-ubah sesuai keadaan?

Menarik ya, Nabs. Ternyata sound system juga bisa diperlombakan. Perlengkapan yang biasanya hanya tampil di belakang tersebut, kini bisa maju ke depan dan lebih dikenal oleh banyak orang.

Tags: Lomba Sound System
Previous Post

Mengkritik, Menyampaikan Welas Asih dengan Wujud Berbeda

Next Post

Mau Tak Mau dan Semua Terus Berjalan

BERITA MENARIK LAINNYA

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah
Peristiwa

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
Ajak Siswa SMP Manfaatkan Bonggol Jagung, KKN Unigoro Beri Edukasi Pentingnya Kelola Limbah
Peristiwa

Ajak Siswa SMP Manfaatkan Bonggol Jagung, KKN Unigoro Beri Edukasi Pentingnya Kelola Limbah

24/07/2026
Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM
Peristiwa

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

22/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

25/07/2026
Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: