Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Voice Terror, Sebuah Karya Heavy Socrates untuk Rakyat di Seluruh Dunia

Rahul Oscara Duta by Rahul Oscara Duta
22/08/2022
in Altertainment
Voice Terror, Sebuah Karya Heavy Socrates untuk Rakyat di Seluruh Dunia

Selain sebagai daerah yang konon sebagai lumbung pangan dan energi plus daerah adem ayem untuk oligarki, Bojonegoro juga menjadi lumbung karya kreatif musisi yang masih menjaga independensi.

Heavy Socrates. Sebuah agregasi peradaban yang terbentuk dari realita yang penuh dengan impunitas. Terbentuk pada tanggal 10 November 2021, Nabs. Heavy Socrates merupakan perkumpulan pemuda yang terdogma kata-kata agent of change yang setiap waktu terlintas dalam benak generasi muda.

Dengan gertakan musik yang keras dan lirik yang penuh dengan perlawanan serta keresahan idealisme membuat alunan nada mengiringi suara rakyat tertindas. Dengan personil yang biasa-biasa saja seperti Rahul Oscarra sebagai ksatria bergitar yang gandrung akan keadilan, Affandi Eka selaku penggebuk drum  dan sesekali menggebuk dengan alunan suara drum untuk pelaku ketidakadilan, dan Nucky ‘Bodas’ Pradana selaku vokalis yang menyuarakan suara-suara kerakyatan.

Dengan diiringi usaha, do’a, dan dukungan kawan-kawan dimanapun berada dan didorong oleh keinginan agak luhur, Heavy Socratres mampu melahirkan EP (Mini Album) bertajuk “Voice Terror”. Dengan 4 single yang berjudul Tirani, Jeritan Jelata, Sad-Faced Girl, dan Manipulasi Merdeka.

Nabs, konten atau materi dari Heavy Socrates dibuat dengan kesadaran penuh akan penindasan terhadap rakyat yang semakin masif di era orde yang paling baru bernama reformasi. Keresahan rakyat saat ini adalah terbungkamnya suara-suara lewat penerbitan peraturan perundang-undangan yang membelenggu rakyat.

Perampasan lahan rakyat yang semakin masif juga harus menjadi sorotan dikarenakan tidak adanya reforma agraria sejati dari negara. Hak-hak perempuan juga semakin tertindas karena adanya budaya-budaya feodal yang membuat kaum-kaum perempuan di muka umum atau sosial semakin terbatasi.

Tak hanya itu, wabah di Indonesia yang paling menakutkan adalah korupsi di lingakaran oligarki. Uang negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat malah digunakan untuk kepentingan golongan mereka yang berkuasa.

Meskipun Heavy Socrates tumbuh dan berkembang di kabupaten yang konon bisa mengatasi masalah tanpa solusi, namun Heavy Socrates memiliki ijtihad dan ikhtiar untuk meminimalisir masalah dengan solusi berupa karya. Yakni karya musik dengan genre grunge, Nabs.

Nabs, grunge merupakan genre musik rock alternatif di era 90-an yang Heavy Socrates bawa sebagai kiblat bermusik. Konon, di kota yang katanya lumbung pangan dan energi ini, Heavy Socrates adalah satu-satunya bahkan mungkin yang pertama membawa aliran musik grunge. Oleh sebab itu, keresahan dari suara kami bisa didengarkan melalui platform musik kesayangan rakyat di seluruh dunia. Seperti YouTube, Spotify, Itunes, Deezer, dan platform digital yang lain.

 

Tags: BojonegoroHeavy SocratesVoice Terror
Previous Post

Pilar Suwuk Pancasila: Para Habaib Penjaga Indonesia 

Next Post

Memahami Kebenaran yang Tidak Benar

BERITA MENARIK LAINNYA

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games
Altertainment

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

29/10/2026
Kiat Melatih Fokus Lewat Membaca Buku di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Altertainment

Kiat Melatih Fokus Lewat Membaca Buku di Tengah Gempuran Distraksi Digital

26/10/2026
5 Alasan Kenapa Hari Ulang Tahun Laki-Laki Tak Ubahnya Hari-Hari Biasa
Altertainment

5 Alasan Kenapa Hari Ulang Tahun Laki-Laki Tak Ubahnya Hari-Hari Biasa

26/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Azizah Al Batti: Makkah dan Cinta yang Tak Berhenti pada Kematian

Azizah Al Batti: Makkah dan Cinta yang Tak Berhenti pada Kematian

30/10/2026
Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

29/10/2026
Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

28/10/2026
Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

27/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: