Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Muhammadiyah Covid-19 Comand Center Sediakan APD untuk Tenaga Kesehatan Bojonegoro

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
29/04/2020
in Peristiwa
Muhammadiyah Covid-19 Comand Center Sediakan APD untuk Tenaga Kesehatan Bojonegoro

Kasus corona di Bojonegoro kian hari makin mengkhawatirkan. Karena itu, Muhammadiyah Bojonegoro melalui lembaga baru bernama Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) ikut tergerak dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Bumi Angling Dharma.

Seiring bertambahnya pasien yang dinyatakan Positif Covid-19 melalui data nasional yang diberikan oleh Tim Satgas penanggulangan Covid-19, persediaan perlengkapan medis di lapangan pun turut berkurang. Hal ini menyebabkan rentannya tenaga medis tertular virus Covid-19.

Menurut data yang ada, per 27 April 2020, 9.096 dinyatakan positif, 765 Meninggal, dan 1.151 sembuh. Hal ini tentu saja mengkhawatirkan keadaan Paramedis yang menjadi garda utama di Lapangan dalam menangani pasien Covid-19.

Pada Selasa, 28 April 2020 Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) yang diwakili oleh Lazismu Bojonegoro menyerahkan bantuan APD (Alat Pelindung Diri) untuk petugas medis di RS. Aisyiyah Bojonegoro.

Tepat pada pukul  09.30 WIB, APD yang berjumlah 50 buah ini diserahkan secara simbolis kepada dr. Totok selaku direktur RS. Aisyiyah Bojonegoro. Setelah diserahkan, APD nantinya langsung didistribusikan kepada tenaga kesehatan yang jadi garda paling depan.

APD memang jadi barang yang penting pagi tenaga kesehatan. Sebagai orang yang bersentuhan langsung dengan pasien, resiko tertular virus tentunya sangat besar bagi para perawat maupun dokter.

Eksistensi Muhammadiyah Covid-19 Comand Center

Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) merupakan lembaga yang dibuat secara “dadakan” saat pandemi corona terjadi secara masif di Indonesia. Tujuan dibuatnya MCCC adalah ikut berperan dalam membantu penanggulangan virus corona.

Dengan jumlah pengikut yang sangat banyak, tentu tak sulit bagi Muhammadiyah untuk membentuk MCCC. Apalagi tujuan dari didirikannya lembaga ini adalah kemanusiaan

Dalam prakteknya di lapangan, MCCC bersinergi dengan Lazizmu yang memang punya fungsi dalam pemberdayaan masyarakat dan kegiatan sosial.

Lazizmu sendiri adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya. Dana yang dikelola bisa dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

Bernaung di bawah Muhammadiyah, Lazizmu memang tergerak aktif untuk ikut serta memajukan organisasi tersebut sekaligus berperan dalam hal-hal sosial.

Selain memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, Lazizmu Bojonegoro juga ikut terlibat dalam pemberdayaan pedagang kecil. Lazizmu kerap bekerja sama dengan pedagang kaki lima dalam memajukan sebuah usaha. Langkah yang patut diapresiasi.

MCCC memang dibuat secara “dadakan”. Namun Ia punya peran penting dalam upaya penanggukangan virus corona. Ia jadi lembaga yang bermanfaat tak hanya bagi Muhammadiyah, tapi bagi seluruh umat.

Tags: Lazizmu BojonegoroMuhammadiyah Bojonegoro
Previous Post

5 Hal Rekreatif yang Bisa Dilakukan di Ramadhan Pandemi Ini 

Next Post

Kewajiban, Norma dan Pengetahuan Manusia

BERITA MENARIK LAINNYA

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM
Peristiwa

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

22/07/2026
Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam
Peristiwa

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

21/07/2026
Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Pemkab Tuntaskan Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS Pasar Wisata
Peristiwa

Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Pemkab Tuntaskan Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS Pasar Wisata

17/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Ketika Illusory Of Truth Effect Bergeser Menjadi Perangkat Kritik Historiografi 

Ketika Illusory Of Truth Effect Bergeser Menjadi Perangkat Kritik Historiografi 

23/07/2026
Tak Ada Narasi Tunggal dalam Mendefinisikan Sejarah

Tak Ada Narasi Tunggal dalam Mendefinisikan Sejarah

23/07/2026
Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

22/07/2026
KKN Unigoro dan Pokdarwis Hijaukan Geosite Kedung Lantung Lewat Program Konservasi Tanaman

KKN Unigoro dan Pokdarwis Hijaukan Geosite Kedung Lantung Lewat Program Konservasi Tanaman

22/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: