Satu medali emas dan satu medali perunggu bagi kontingen Bojonegoro datang dari cabor sepatu roda. Medali emas tersebut datang dari 10.000 M Point to Point (PTP) dan 15.000 meter Putra. Keduanya atas nama Sang Dewa Bhaskara.
Penampilan ciamik ditorehkan oleh atlet sepatu roda berusia 13 tahun asal Bojonegoro bernama Sang Dewa Bhaskara. Ia berhasil mendapatkan 1 medali emas dan 1 medali perunggu pada pergelaran Porprov VI Jawa Timur.
Pada nomor 10.000 meter, atlet muda Bojonegoro tersebut berhasil menyingkirkan 7 rival dari kota dan kabupaten lainnya. Perlombaan sepatu roda nomor 10.000 meter sendiri dilaksanakan di Kabupaten Tuban pada Selasa (9/7/2019).
Torehan medali emas Sang Dewa Bhaskara ini memang sudah diprediksi. Pasalnya, meski berusia 13 tahun, pengalamannya di pentas sepatu roda Jawa Timur sudah sangat banyak.
Sang Dewa Bhaskara juga tampil ciamik di nomor 15.000 meter putra. Menghadapi lawan yang usianya jauh lebih senior, Sang Dewa berhasil berada di posisi ketiga dan mampu mengamankan medali perunggu.
Capaian Dewa Bhaskara di nomor 15.000 meter ini menuai pujian dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bojonegoro, Dandi Suprayitno. Menurut Dandi yang melihat penampilan Dewa secara langsung di Tuban, peforma atlet 13 tahun tersebut sangat mengesankan.
“Di pertandingan nomor 15.000 meter Dewa tampil hebat. Dewa bisa lepas dari kungkungan lawan-lawannya. Tiga putaran terakhir Ia ditempel ketat. Dari 54 putaran, Dewa mampu berada di posisi ketiga. Alhamdulilah,” ujar Dandi.
Keberhasilan Dewa merebut satu emas dan satu perunggu ini tentu jadi kabar baik bagi kontingen Bojonegoro. Sumbangan dua medali ini membuat kontingen Bojonegoro tetap berada di posisi 10 besar klasemen perolehan medali sampai Kamis (11/7/2019).
Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Bojonegoro memang hanya mengirim dua atlet putra untuk ajang Porprov ini. Salah satunya adalah Sang Dewa Bhaskara. Atlet putra lain yang dikirimkan oleh Perserosi Bojonegoro adalah Imanuel Julius Widodo.
Perkembangan sepatu roda di Bojonegoro memang cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Sang Dewa Bhaskara. Di usia belia, Dewa mampu menorehkan sejumlah prestasi gemilang di berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
Masih ada kans bagi kontingen Bojonegoro untuk bisa meraih medali emas di cabor sepatu roda. Setidaknya, cabor sepatu roda ini bisa menyumbangkan lebih dari satu medali bagi kontingen Bojonegoro di pergelaran Porprov VI Jawa Timur.
Dengan prestasi yang sudah ditunjukkan selama ini, Porserosi Bojonegoro berharap mendapatkan dukungan lebih dari semua pihak terkait. Jika mendapatkan dukungan penuh dari semua pemangku kebijakan, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Bojonegoro.








