Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Bagaimana jika April Mop Diganti Hari Hoax?

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
01/04/2019
in Peristiwa
Bagaimana jika April Mop Diganti Hari Hoax?

April Fools Day atau yang lebih dikenal dengan April Mop. Diperingati setiap 1 April. April Mop ditandai dengan tipu menipu dan lelucon lain terhadap siapapun dengan tujuan mempermalukan orang yang mudah ditipu.

Saat April Mop, setiap orang boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Tidak ada sejarah jelas mengenai perayaan ini. Namun, April Mop memberi dampak berkurangnya rasa kepercayaan terhadap sebuah kabar.

Adanya perayaan April Mop ini memicu keraguan terhadap munculnya sebuah kabar. Contohnya seperti peristiwa tsunami Hawai pada 1 April 1946. Banyak orang mengabaikan kabar peringatan tsunami tersebut. Karena menganggap kabar tersebut bagian dari agenda April Mop.

Para sejarawan mengaitkan Hari April Mop dengan festival Hilaria. Di mana festival ini dirayakan di Roma kuno pada akhir Maret. Pada hari itu, setiap orang akan berdandan dan menyamar menjadi orang yang berbeda.

Di era modern ini orang berusaha keras dan berlomba untuk merancang kebohongan di hari April Mop. Surat kabar, stasiun radio dan TV serta situs web juga tercatat ikut mengelabuhi para penontonnya. Sekilas sama seperti berita hoax ya.

Terlepas dari benar atau tidaknya sejarah April Mop. Ini membuktikan kalau memang ada suatu kebutuhan akan ketidak benaran pada suatu informasi. Bisa jadi April Mop memang dibikin untuk mereka yang butuh pengakuan dalam membuat kebohongan. Tujuannya, demi sebuah kepentingan.

Di Indonesia, lagi ramai tagar #AprilMop bukanbudayakita. Apa ini juga sebuah bagian agenda dari April Mop? Tapi kalau kamu telisik lagi segala hal dari luar pasti bakal ramai embel-embel bukan budaya kita. Lalu, budaya kita apa?

Sulit memang membedakan antara Hoax dan April Mop. Keduanya sama-sama dibuat untuk mengelabuhi orang lain. Menghilangkan unsur kebenaran dalam sebuah informasi. Di tahun politik ini misalnya, Hoax sering bertebaran. Demi melawan elektabilitas lawan politknya.

Mungkin nama April Mop di Indonesia bisa diganti menjadi Hari Hoax. Dengan adanya hari hoax, tentu bisa dijadikan aspirasi bagi para pembuat dan penikmat hoax. Mengingat, beberapa hoax masih bertebaran di Indonesia.

Barangkali para pembaca menganggap kalau ide ini konyol. Tapi tak apa, bisa dipertimbangkan lagi untuk menjadikan 1 April sebagai hari hoax. Sebagai tempat aspirasi bagi para pembuat hoax. Sekaligus menyalurkan kegemarannya.

Namun, jika dirasa tidak cocok dengan budaya kita. Ya anggap saja ide ini juga bagian dari agenda April Mop. Kalau kamu masih ingat: dulu, begitu memasuki bulan politik, kabar hoax selalu hadir. Dari kabar adanya ninja hingga mengaitkan dunia mistis yang melahirkan sosok kolor ijo.

Di era digital ini arus informasi mengalir begitu cepat. Ditambah lagi era Post Truth yang memaksa kebenaran tak ada lagi. Kebenaran menjadi langka dan mahal. Kendali hoax atau tidaknya sebuah kabar ada di tangan kamu. Jadi jangan kebablasan ya.

Mari rayakan April Mop sebagai kesempatan untuk menyalurkan hobi hoax. Karena April Mop adalah bagian dari hoax, begitu juga dengan hoax yang menjadi bagian dari April Mop. Lho?

Tags: April MopHoax
Previous Post

Mengingat Statement Unik dan Lucu dari Debat Capres Keempat

Next Post

Menikmati Seduhan Jamu Tradisional Legendaris Pak Yat Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro
Peristiwa

Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

27/10/2026
Biopori, Cara Warga Bojonegoro Menabung Air untuk Kemarau 
Peristiwa

Biopori, Cara Warga Bojonegoro Menabung Air untuk Kemarau 

24/10/2026
Potensi Geotermal Gunung Pandan Masuki Tahap Pengkajian Serius
Peristiwa

Potensi Geotermal Gunung Pandan Masuki Tahap Pengkajian Serius

23/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

29/10/2026
Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

28/10/2026
Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

27/10/2026
Kiat Melatih Fokus Lewat Membaca Buku di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Kiat Melatih Fokus Lewat Membaca Buku di Tengah Gempuran Distraksi Digital

26/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: