Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Belajar Nulis Bukan Untuk Terkenal

Widodo Ramadhani by Widodo Ramadhani
20/12/2020
in Cecurhatan
Belajar Nulis Bukan Untuk Terkenal

Tak ada hubungannya menulis dan jadi terkenal. Belajar nulis kok kayak mau nyalon bupati aja, pengen terkenal. Diguyu polpen lurd… 

Menulis memang pekerjaan yang kurang begitu menarik bagi khalayak umum. Namun, menulis adalah pekerjaan yang paling mulia. Sebab apa? Karena, orang yang mau mencoba menulis itu sedikit.

Jadi, menumbuhkan rasa suka untuk menulis itu perlu proses yang bisa dibilang lama. Eh, ternyata tidak begitu lama.

Belajar menulis bukan tentang baik dan buruk tulisan itu. Apalagi tentang terkenal atau tidak. Tapi tentang bagaimana kita mau mencobanya. Menulis bukan hanya dengan teori saja, begitu juga dengan praktek.

Lembaga Semi Otonom (LSO) kembali melanjutkan kegiatan rutinan. Yaitu Sinau Literasi yang kedua. Walaupun diiringi dengan rintik hujan. Tidak menyurutkan semangat dari sahabat-sahabati untuk belajar menulis.

Pada kesempatan ini, pemantik diskusi adalah orang yang spesial. Bagaimana tidak? Dia sering berganti-ganti nama hingga lima kali. Wqwq

Di kalangan aktivis Bojonegoro pasti kenal dengan salah satu sosok ini.

Muhammad Andrea, julukan ini memang kerap dikenal oleh kalangan aktivis mahasiswa di Bojonegoro. Diskusi berjalan dengan harmonis diringi canda tawa dari sang pemantik, yang mencoba memberi semangat menulis kepada para peserta diskusi.

Tradisi membaca di tempat memang sangatlah baik. Guna menumbuh semangat baca. Apalagi peserta dirangsang untuk mengutarakan apa yang diperoleh saat membaca. Kebetulan Sinau Literasi episode ke dua ini. Mengambil Tema Belajar Menulis dar Imam Al-Ghazali.

Mengutip quote dari Imam Al-Ghazali. “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis.”

Nah, jadi begini. Jika kita bukan anak dari raja atau anak dari ulama yang mashur, jangan harap kita akan dikenal oleh khalayak umum. Apa bisa kita terkenal? Tentunya bisa.

Nah, jangan mengharap terkenal dulu. Karena terkenal pun membutuhkan proses. Terkenal itu bonus. Bagi saya menulis itu tidak perlu terkenal.

Karena kita juga masih dalam fase belajar dan memperdalam ilmu tentang kepenulisan. Jadi ya latihan terus tanpa harus ngebet terkenal dulu, kayak calon bupati aja pengen terkenal.

Tags: calon bupatikampanyeTerkenal
Previous Post

Corona Tak Akan Merampas Cinta Kita

Next Post

Menengok Rangkaian Acara Dinamika Budaya dan Kenduri Virtual

BERITA MENARIK LAINNYA

Batu Bara dan Piring Kosong
Cecurhatan

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 
Cecurhatan

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)
Cecurhatan

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

7 Experience di Game Roblox yang Populer dan Seru Untuk Dimainkan

7 Experience di Game Roblox yang Populer dan Seru Untuk Dimainkan

01/05/2026
Batu Bara dan Piring Kosong

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: