Tim dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Unugiri dengan Ketua Mohamad Da’i, sukses menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Strategi Implementasi Deep Learning dalam Digitalisasi Pembelajaran” bagi guru-guru Sekolah Dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) kelas Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan yang terlaksana di SD Negeri Sroyo, Kecamatan Kanor pada Sabtu (10/07/25), dan dihadiri 70 guru SD dari berbagai kecamatan Se-Kabupaten Bojonegoro secara luring, juga dilanjutkan daring hingga Selasa (16/07/25).
Da’i panggilan akrab Mohamad Da’i, menyampaikan bila dipelatihan tersebut menghadirkan dua topik utama yang menjadi goal (tujuan) dalam hal peningkatan kompetensi guru abad 21.
“Dalam pelatihan ini, kami hadirkan dua topik utama yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan era pembelajaran terkini,” ungkapnya.
Ia juga menambah, bila kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Unugiri untuk menghadirkan solusi nyata dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menjembatani dunia digital dengan kebutuhan belajar peserta didik.
“Penerapan deep learning dan media AR seperti asemblr adalah langkah awal menuju pembelajaran yang lebih modern dan bermakna. Kami berharap pelatihan ini mampu menginspirasi guru untuk terus berinovasi,” jelas Da’i.
Deep Learning
Sementara, pemateri pertama Vesti Dwi Cahyaningrum, menyampaikan perihal deep learning atau pembelajaran mendalam yang mengajak guru untuk menerapkan pendekatan berkesadaran, bermakna dan menggembirakan dalam proses pembelajaran di kelas.
“Saya jelaskan perihal deep learning, untuk menghasilkan pembelajaran bermakna,” ungkapnya.
Adapun pemateri kedua Rohmad Apriyanto, mengenalkan dan melatih penggunaan aplikasi asemblr, yaitu sebuah platform berbasis augmented reality (AR) yang dapat dimanfaatkan guru untuk menciptakan pengalaman belajar interaktif dan menarik.
“Guru-guru, kami perkenalkan aplikasi asemblr dan AR, untuk mencipta pengalaman pembelajaran lebih interaktif,” imbuhnya.
Atas pelaksanaan pelatihan tersebut, Ketua KKG Kelas Bojonegoro, Alkurnia Nur Rahmawati, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Unugiri dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas guru. Ia menyebut, bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini.
“Kegiatan ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk guru-guru SD di Bojonegoro. Kami, sangat terbantu dengan materi yang aplikatif, khususnya dalam mengenalkan teknologi AR yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa,” ungkapnya.
Kegiatan ini, selain dalam rangka menghasilkan luaran berupa media pembelajaran berbasis AR yang dikembangkan secara mandiri oleh para guru peserta pelatihan, juga untuk membangun ekosistem kolaboratif antara kampus dan KKG dalam mengembangkan pembelajaran digital yang inovatif menyongsong era digital serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.








