Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Gerakan Lindungi Bumi oleh Sejauh Mata Memandang

Nabila Salma Haris by Nabila Salma Haris
22/09/2021
in Headline
Gerakan Lindungi Bumi oleh Sejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang bukanlah judul sebuah puisi. Ia sejenis gerakan sosial yang amat peduli pada kesejahteraan sosial dan ekonomi.

Sejauh Mata Memandang merupakan label tekstil dengan konsep slow fashion, yaitu mengangkat konsep produsen pakaian yang tak hanya memproduksi tekstil.

Tapi juga memperhitungkan dampak terhadap lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan social dan ekonomi pihak-pihak yang terlibat dalam proses produksi.

Slow fashion juga menghasilkan koleksi yang dapat digunakan sepanjang tahun dan tidak tergantung pada trend. Koleksi pakaian Sejauh Mata Memandang ini terinspirasi dari hal hal kecil yang membuat kita ingat dan jatuh cinta pada Indonesia.

Sejauh Mata Memandang bekerja sama dengan pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bali, Jawa dan Sumba, kain ini adalah buatan tangan dengan cinta dan teknik tradisional Indonesia.

Menjaga lingkungan tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi dengan menyadari untuk tidak menggunakan plastik, memisahkan sampah yang dapat di daur ulang, dan memilih apa yang akan dipakai, misalnya sustainable fashion atau fashion berkelanjutan.

Pendiri dan direktur kreatif Sejauh Mata Memandang, Chitra Subyakto berpendapat bahwa pakaian dengan harga yang terjangkau rata-rata menggunakan bahan yang tidak ramah lingkungan dan tidak tahan lama. Pada umumnya pakaian dengan harga terjangkau ini menggunakan bahan polyester dan plastik.

Untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan masyarakat terhadap lingkungan, khususnya kondisi sampah, Sejauh Mata Memandang membuat gerakan #sejauhmanakamupeduli untuk menanam,  melindungi, dan memulihkan pohon di seluruh Indonesia untuk membantu menyelamatkan lingkungan.

Bulan April lalu hingga awal Agustus kemarin, Sejauh Mata Memandang mengadakan pameran yang bercerita mengenai darurat sampah di bumi dengan tajuk “Bumi Rumah Kita” yang didukung oleh Wardah, Felix Tjahyadi, Senayan City, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP), Taco, Mata Studio, Lynx Films, Rekosistem, Magnifique, Davy Linggar, Syah Establishment, dan Greenpeace sebagai NGO partner.

Tidak hanya itu, Sejauh Mata Memandang juga bekerja sama untuk  menciptakan inovasi baru dari pengolahan sampah seperti Rebricks, Rekosistem, Mortier, Alvin T, Pable, dan juga Setali.

Di pameran tersebut, terdapat kotak penyaluran pakaian layak pakai, dan sampah organik ( kantong kresek, bubble wrap, botol plastik, schet, kertas, Styrofoam, dan produk kecantikan) yang akan di distribusikan dengan mitra untuk didaur ulang, disumbangkan, atau diberi kesempatan baru untuk hidup kembali agar tidak menjadi sampah abadi.

Dari pameran tersebut, terkumpul 68.850 pakaian yang terdiri dari 31.250 pakaian yang tidak layak pakai dan 37.600 pakaian yang layak pakai. Untuk pakai yang tidak layak pakai akan didaur ulang dan untuk pakaian layak pakai akan didonasikan dan didayaguna ulang.

Bagi Chitra, kotak penyaluran sampah ini di buat untuk memberi edukasi pada masyarakat bahwa dengan memilah sampah, maka sudah berbuat baik untuk bumi.

Selain itu, Sejauh Mata memandang juga melakukan kerja sama dengan Forum Konservasi Leuser dalam rangka ulang tahun keenam.

Dalam kerja sama ini, Sejauh Mata Memandang melakukan restorasi seluas enam hektar di hutan lindung Serbajadi, Aceh Timur. Wilayah tersebut adalah jalur gajah yang mengalami kerusakan karena penebangan dan alih fungsi hutan.

Penulis lahir di Jakarta. Saat ini aktif sebagai mahasiswa di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung 2021.

Tags: Sejauh Mata MemandangSlow fashionTekstil
Previous Post

Sampah Organik dan Anorganik, Serta Manfaatnya bagi Kehidupan

Next Post

Dampak Buruk Sampah Masker Sekali Pakai

BERITA MENARIK LAINNYA

Hakekat Lomba Agustusan dalam Kehidupan Sehari-hari
Headline

Hakekat Lomba Agustusan dalam Kehidupan Sehari-hari

17/08/2024
Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara
Headline

Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara

12/07/2024
5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu
Destinasi

5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu

07/05/2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

7 Experience di Game Roblox yang Populer dan Seru Untuk Dimainkan

7 Experience di Game Roblox yang Populer dan Seru Untuk Dimainkan

01/05/2026
Batu Bara dan Piring Kosong

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: