Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Ilfil dan Stigma: Bagaimana mereka Tercipta

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
04/09/2019
in JURNAKULTURA
Ilfil dan Stigma: Bagaimana mereka Tercipta

Ilfil dan stigma punya kedekatan yang mesra. Ilfil memicu paradigma dan stigma mengabadikannya. Itu alasan kenapa otak mudah mengingat keburukan orang lain dan sulit mencari kebaikannya, meski sudah berupaya.

Orang yang sering tidak konsisten dengan apa yang diucapkan, dan tidak tuntas dalam menjalankan komitmen, tentu bakal memicu lahirnya rasa ilfil dari orang lain, terlepas sebaik apapun kualitas orang tersebut dalam bekerja.

Mereka yang peran hidupnya sering tak bisa diharapkan, dan kerap hilang di tengah jalan saat kerjaannya ditunggu-tunggu, sesungguhnya sedang menggali lubang ilfil untuk mengubur dirinya sendiri dalam kubangan stigma buruk.

Dua paragraf di atas, contoh bagaimana embrio ilfil bisa lahir di semesta pekerjaan dan profesional. Sedang untuk semesta sosial dan personal, jumlah contohnya bisa meningkat hingga berlipat-lipat.

Keilfilan personal bisa lahir dari perihal sepele hingga perihal tidak sepele. Proses mencari perhatian misalnya, bisa memicu rasa ilfil jika dilakukan secara keliru dan berlebih. Kondisi ini bisa diamati dari berbagai sudut pandang.

Mereka yang sering telat saat menyepakati janji pertemuan, bisa jadi hanya sedang mencari perhatian. Celakanya, yang didapat bukan perhatian. Justru melahirkan rasa ilfil bagi mereka yang menunggu.

Mereka yang kerap tak jelas saat diberi tugas, bisa jadi hanya sedang mencari perhatian. Sialnya, bukan perhatian yang didapat. Justru melahirkan stigma buruk berupa sikap tak bertanggung jawab terhadap pekerjaan.

Menampakkan obsesi berlebih terhadap sesuatu, yang diniati untuk pamer dan memelihara eksistensi, misalnya, memang kelihatan keren. Kelihatannya saja sih, tapi sesungguhnya enggak. Sebab hanya membikin ilfil orang lain.

Daftar contoh penyebab rasa ilfil secara personal tentu bisa lebih panjang dari alun-alun Kota Ngawi atau ruas tol Jagorawi. Nabsky tentu bisa mencari dan mengingat-ingatnya sendiri.

Ilfil tentu serapan dari bahasa Inggris illfeel yang artinya muak atau tidak suka. Sesuai KBBI, ilfil merupakan perasaan kecewa akibat mengetahui keburukan seseorang. Padahal, sebelum mengetahui keburukan itu, tak ada masalah apa-apa. Ilfil juga dilekatkan dengan frasa ilang feeling.

Bedebahnya, sekecil apapun rasa ilfil yang sempat terlahir, lekatan buruknya bisa sangat awet dan sulit hilang, meski sudah mati-matian berupaya menghilangkannya. Sebab, diam-diam, stigma sudah mulai berperan di dalam otak kita.

Saat kita sudah ilfil pada sesuatu, misalnya, teramat sulit mengubah pandangan tersebut. Apalagi, pemicu sikap ilfil itu sering diulangi hingga berulang-ulang. Tentu, tempelan stigma kian abadi.

Nabs, sesuai kaidah KBBI, stigma merupakan ciri negatif yang menempel pada diri seseorang. Layaknya kulit pada tubuh manusia, ia melekat dan berada. Sebab, cukup sulit untuk merevisinya.

Ilfil dan stigma punya kedekatan yang mesra. Ilfil memicu paradigma dan stigma mengabadikannya. Itu alasan kenapa otak mudah mengingat keburukan orang lain dan sulit mencari kebaikannya, meski sudah berupaya.

 

Tags: Ilfilstigma
Previous Post

Gejolak Hong Kong dan Hikayat PR Sekolah

Next Post

5 Benda Pusaka Bernuansa Keramat paling Terkenal di Indonesia

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Mengenang KH Ali Maksum, Kiai Egaliter dan Berwawasan Luas

Mengenang KH Ali Maksum, Kiai Egaliter dan Berwawasan Luas

17/10/2026
Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

16/10/2026
Kedung Lantung Diresmikan: Merayakan Warisan Bumi, Menghidupkan Budaya

Kedung Lantung Diresmikan: Merayakan Warisan Bumi, Menghidupkan Budaya

16/10/2026
Camping Ground dan Sarasehan Budaya Ramaikan Festival Lantung

Camping Ground dan Sarasehan Budaya Ramaikan Festival Lantung

15/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: