Gempita musik syahdu dan gemerlap lampu berpadu jadi satu. Mencipta kemeriahan dan keceriaan sepanjang berlangsungnya Jazz Bengawan, pada Jumat (15/8/2025) malam.
Ada suguhan pertunjukan Tari Kembang Kayangan untuk menyambut kedatangan ratusan penonton—termasuk Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah beserta rombongan.
Tampil grup musik Keroncong Abadi Bojonegoro, Alaska Band, dan Mono Music. Ketiganya silih berganti membawakan lagu-lagu jazzy. Musisi-musisinya skillfull. Ritmis. Liris. Melodis.
Selain itu, tentu saja ada penampilan Neojibles selaku bintang tamu. Grup musik asal Pacitan itu tampil di kesempatan terakhir. Sangat asyik mendendangkan lagu-lagu Koes Ploes.
Tidak berlebihan. Neojibles tampil seperti Koes Ploes sungguhan. Busananya 1970-an. Musiknya easy listening, rapi, sangat ngena di hati. Para penonton sampai ikut bernyayi. Juga berjoget ria.
Jelang tengah malam, grup musik digawangi empat musisi muda yang semuanya bisa olah vokal itu merampungkan pertunjukan. Meninggalkan aneka kesan.
Faris, salah satu panitia Jazz Bengawan bersyukur rangkaian acaranya di malam hari selesai dengan lancar, aman, dan menyenangkan. Menghadirkan kemeriahan dan keceriaan.
Dia meneruskan, para penonton ngugemi esensi Jazz Bengawan yang terus ditekankan selama acara. Yaitu, Jazz Bengawan ialah cara untuk menyadari, mengakrabi, dan merawat Bengawan.
“Jazz Bengawan adalah orkes pelestarian ligkungan. Khususnya, Bengawan,” ujarnya saat diwawancara Bojonegoro Raya, Jumat (15/8/2025) malam.
Pria yang juga musisi itu menyebut, akan ada banyak kerugian jika Bengawan tidak lestari. Mulai kerugian ekologi, ekonomi, sosial, hingga budaya. Betul-betul. Banyak buruknya, ketimbang baiknya.
“Kami berharap, acara serupa Jazz Bengawan ini digelar di sempadan Bengawan lainnya. Kampanyekan pelestarian Bengawan,” tuturnya.
Untuk diketahui, pada Jumat (15/8/2025) pagi sampai petang, Jazz Bengawan sudah terisi aneka acara. Di antaranya lomba Mancing, lomba Balap Perahu, Tebar Benih Ikan, dan Tanam Pohon.
Wabup Nurul Azizah Berharap Jadi Agenda Tahunan
Jazz Bengawan di sempadan Bengawan Ledok pada Jumat (15/8/2025) pagi hingga malam, membuat banyak penonton terkesima. Mereka sama ceria, bahagia. Hal itu salah satunya dirasakan Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah. Dia menghadiri Jazz Bengawan bersama rombongan, Jumat malam. Saat berlangsung penampilan musik.
Ketika penampilan musik terjeda dengan sempurna, Nurul Azizah naik ke panggung Jazz Bengawan yang berdekorasi bambu dan berkemilau lampu. Di situ, dia memberikan sambutan.

Dalam sambutan, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro tersebut mengemukakan banyak hal. Salah satunya, menyebut Jazz Bengawan itu apik. Dia sangat mengapreisasi.
“Ini (Jazz Bengawan, red) bagus. Event yang menjaga Bengawan. Memberi inspirasi. Saya sangat mengapresiasi,” tuturnya, Jumat (15/8/2025) malam.
Wabup asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro itu meneruskan, Jazz Bengawan telah menjadi bagian dari Bojonegoro. Kebanggaan Bojonegoro.
“Oleh karena itu, Jazz Bengawan ini patut diselenggarakan terus. Lebih baik lagi. Dan, menjadi agenda tahunan,” tutur ibu dua anak tersebut.
Untuk menyelenggarakan Jazz Bengawan secara lebih baik dan rutin saban tahun itu, Nurul Azizah mengatakan, Pemkab Bojonegoro akan urun peran secara lebih signifikan.
“Itu nanti domainnya Disbudpar Bojonegoro, ya,” ujar Nurul Azizah, sambil menunjuk Kepala Disbudpar Bojonegoro Welly Fitrama yang juga di lokasi.
Saat memberikan sambutan, Welly Fitrama menyatakan, menerima petunjuk dimaksud. Dia menyebut, Jazz Bengawan memang bagus. Patut didukung. Sepakat Jazz Bengawan jadi agenda tahunan.
“Ke depan (Jazz Bengawan, red) harus lebih baik. Tidak hanya dinikmati orang Bojonegoro saja. Tapi juga luar Bojonegoro,” imbuhnya.








