Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kunci Berani Berbicara di Depan Umum

Bakti Suryo by Bakti Suryo
11/11/2019
in JURNAKULTURA
Kunci Berani Berbicara di Depan Umum

Soekarno dikenal sebagai seorang pemberani. Termasuk dalam berbicara di hadapan publik. Karena itu, dia mendapat julukan sebagai Bapak Proklamator Indonesia. Kemampuan berbicara membuat Soekarno disegani para pemimpin dunia. Keberanian tersebut perlu ditiru.

Kemampuan berbicara di depan umum bisa dipelajari. Seorang penulis bernama Asti Musman memberikan kuncinya. Kunci tersebut dia beberkan melalui buku berjudul “Anti Panik Berbicara di Depan Umum”. Menurutnya, terdapat hal mendasar yang perlu dilakukan dan harus dihindari.

Dalam belajar berbicara, ada tiga hal yang harus dilakukan.

Pertama, menyadari bahwa rasa takut sebelum berbicara adalah hal wajar. Sebagai manusia, rasa takut itu normal. Malahan, akan aneh jika manusia tidak memiliki rasa takut. Namun, rasa takut itu harus segera diatasi.

“Sadari bahwa takut bicara adalah hal yang wajar. Kita bukan orang aneh, kita orang normal.”

Kedua, menghindari mimbar pembicara berarti mengurangi nilai diri. Itu harus diakui diri sendiri, baik di dalam pikiran. Tanpa adanya mimbar bicara tentu membuat orang tidak bisa menonjol. Sedangkan dunia ini penuh dengan persaingan. Tanpa ‘panggung’ dan ruang berbicara kita tidak mampu menunjukkan nilai diri.

“Akui kepada diri sendiri bahwa menghindar dari mimbar pembicara berarti mengurangi nilai diri kita.”

Ketiga, tanyakan pada diri sendiri hal apa yang harus dilakukan. Setelah itu, ambil tindakan nyata. Tentu ada rasa takut dan khawatir. Abaikan saja rasa itu. Cobalah memberanikan diri dan berbicara sebaik mungkin.

“Tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang harus aku lakukan?” Kemudian, ambil tindakan dan abaikan rasa takut kita, teruskan keberanian untuk bicara.”

Nah, itu yang harus dilakukan saat memulai berbicara di depan umum. Semakin sering akan semakin terbiasa. Belajar berbicara di depan umum tentu butuh waktu. Tidak seketika menjadi pandai secara langsung.

Bertahan pada zona nyaman hanya akan menghambat proses belajar. Beranikan diri dan ambil tindakan nyata. Karena itu, terdapat pula hal yang perlu dihindari saat belajar berbicara di depan umum.

Pertama, menunda untuk belajar. Tidak perlu menunggu hari esok. Ambil tindakan mulai hari ini. Kemampuan berbicara perlu dilatih. Semakin sering, semakin bagus.

“Menunda sampai besok. Ambillah tindakan hari ini.”

Kedua, menghibur diri dengan menilai bahwa kamu seorang introver. Jangan merasa bahwa kamu orang yang cocok di belakang layar. Penilaian tersebut harus dihindari. Kemampuan berbicara tidak ada hubungannya dengan hal tersebut.

“Menghibur diri dengan berpikir bahwa kita seorang introver atau orang di belakang layar. Itu tidak ada hubungannya dengan kemampuan berbicara.”

Ketiga, menghindar saat kesempatan datang. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berbicara di depan umum. Saat kesempatan itu muncul, ambillah. Namanya juga belajar, jadi tidak perlu ragu. Akan ada pengalaman baru yang bisa dipelajari.

“Mencoba menghindar ketika kesempatan untuk berbicara muncul.”

Nah, itulah kunci dalam belajar berbicara di depan umum. Kemampuan berbicara di depan umum sangat penting. Selain pengalaman, kamu mampu mengembangkan potensi dirimu. Ini juga bagian diri belajar kemampuan leadership.

Tokoh-tokoh besar dunia bukan terlahir dari peran di balik layar, melainkan dari panggung-panggung besar. Di atas panggung mereka banyak berbicara. Sehingga, suara mereka mampu bergema hingga saat ini. Mulai dari buku-buku, tembok-tembok hingga pemikiran generasi penerus.

Tags: BerbicaraKomunikasiSpeak
Previous Post

Pahlawan Kemalaman

Next Post

Melalui Story Telling, Mereka Membagi Kisah pada Para Pelajar Bojonegoro  

BERITA MENARIK LAINNYA

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Diskusi Naga Api: Wonocolo dalam Tiga Pondasi

Diskusi Naga Api: Wonocolo dalam Tiga Pondasi

07/06/2026
Timnas Norwegia dan Perahu Persibo Bojonegoro

Timnas Norwegia dan Perahu Persibo Bojonegoro

06/06/2026
Siasat Menentang Tanpa Melawan

Siasat Menentang Tanpa Melawan

06/06/2026
Gerak dan Lagu Meriahkan Pelepasan 124 Murid TK Muslimat NU 04 Bangilan

Gerak dan Lagu Meriahkan Pelepasan 124 Murid TK Muslimat NU 04 Bangilan

05/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: