Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pahlawan Kemalaman

Redaksi by Redaksi
10/11/2019
in Redaksi
Pahlawan Kemalaman

Kami memaknai dan memahami dan menyepakati bahwa pahlawan kemalaman jauh lebih mulia dibanding pahlawan kesiangan. 

Meski berlabel pahlawan, entah kenapa frasa “pahlawan kesiangan” memiliki konotasi yang lucu. Padahal, sesungguhnya tidak lucu, melainkan buruk. Bahkan, dinilai sebagai sesuatu yang tidak asyique blas.

Dilansir dari wiktionary.org, pahlawan kesiangan berarti orang yang mau bekerja (berjuang) setelah peperangan (masa sulit) berakhir. Atau ketika masa perjuangan tak melakukan apa-apa, tapi setelah peperangan selesai, menyatakan diri sebagai pejuang.

Barangkali, selama ini, kita memaknai frasa pahlawan kesiangan sebagai sesuatu yang lucu-lucuan. Sesuatu yang tidak serius. Misalnya, saat seorang kawan telat masuk kantor dan kita bilang: ih, dasar pahlawan kesiangan.

Padahal, pahlawan kesiangan jauh dari unsur lucu. Lebih ekstrim dari itu, ia sejenis label yang tidak baik. Tidak layak dicontoh. Dan bahkan tidak layak diberi label pahlawan.

Ya, mereka yang tak pernah mau bekerja, tapi nitip nama untuk dilabeli sebagai sosok yang berkontribusi terhadap sebuah pekerjaan, tentu bukan orang yang layak dicontoh, apalagi disemat pahlawan.

Dalam konteks pahlawan kesiangan, kata “kesiangan” tak berhubungan secara linear pada keterlambatan. Sehingga, hukum better late than never (lebih baik telat daripada tidak sama sekali) jelas tak bisa dipakai sebagai pembenaran.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan Pusat Bahasa (1988), kata pahlawan berarti orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran.

Nabs, mari kita koceki satu per satu. Dari makna tersebut, ada tiga aspek yang mendasari kepahlawanan. Di antaranya; keberanian, pengorbanan dan membela kebenaran. Nah, apakah ada relasi antara makna pahlawan kesiangan dengan pahlawan? Tentu tidak ada.

Jadi, jangan senang ketika ada orang yang— meski bernada guyon—menganggapmu sebagai pahlawan kesiangan. Sebab, frasa itu tak berhubungan dengan keterlambatan. Tapi berhubungan dengan kepengecutan. Ingat, ya! Hehe

Pahlawan Kemalaman

Tapi kalau pahlawan kemalaman beda lagi. Ia tak sama dengan pahlawan kesiangan. Pahlawan kemalaman — tak peduli ada atau tidak ada artinya menurut wiktionary.org atau KBBI — kami memaknainya sebagai pahlawan, meski telat.

Pahlawan kemalaman identik sesuatu yang telat dan tak terlihat, tapi  punya dampak. Berbeda dengan pahlawan kesiangan yang — sesungguhnya tidak telat —- tapi amat jelas dan tak memberi dampak.

Pahlawan kemalaman adalah sesuatu yang di dalam film India disebut sebagai lakon metu ngguri. Atau, meski telat, ada kontribusi pada sebuah perjuangan. Sehingga, meski telat, ia tetap harus disemat sebagai pahlawan.

Pahlawan kemalaman adalah  mereka yang kehadirannya benar-benar berdampak, meski telat dan tak tampak. Pahlawan kemalaman, tentu seorang pejuang. Contohnya, malam-malam memeras kepala demi memenuhi kebutuhan konten. Hehe ~

Dari sana, kami memaknai dan memahami dan menyepakati bahwa pahlawan kemalaman jauh lebih mulia dibanding pahlawan kesiangan, tapi masih kalah mulia dibanding pahlawan kepagian (ini apalagi sih?)

Tags: PahlawanPahlawan KemalamanPahlawan Kesiangan
Previous Post

Biarlah Menjadi Rintik Hujan

Next Post

Kunci Berani Berbicara di Depan Umum

BERITA MENARIK LAINNYA

WKP Gunung Pandan: Skala Manusiawi atau Skala Industri?
Redaksi

WKP Gunung Pandan: Skala Manusiawi atau Skala Industri?

02/09/2026
Merchandise Sosial: Kepentingan Kapital di Balik Fanatisme dan Rivalitas
Redaksi

Merchandise Sosial: Kepentingan Kapital di Balik Fanatisme dan Rivalitas

18/08/2026
Luxembourg: Negara Seluas Kabupaten Bojonegoro, Jantung Keuangan Eropa
Redaksi

Luxembourg: Negara Seluas Kabupaten Bojonegoro, Jantung Keuangan Eropa

08/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

Atasan Cuma Bilang “OKE”, Kenapa Kita Overthinking?

10/09/2026
Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

Bolehkah Isi Perut Bumi Bojonegoro Dibedah?

08/09/2026
Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

Relima Perpusnas RI Gelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi

07/09/2026
DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

DPRD Bojonegoro dan Dewan Pendidikan Susun Peta Jalan serta Evaluasi Regulasi

07/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: