Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Memprediksi Kejutan Pasca Debat Capres Kelima

Bakti Suryo by Bakti Suryo
09/04/2019
in Peristiwa
Memprediksi Kejutan Pasca Debat Capres Kelima

Debat capres kelima atau terakhir akan dilaksanakan pada Sabtu (13/4/2019). Debat terakhir bakal jadi ajang pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandi untuk meyakinkan masyarakat memilih mereka pada 17 April 2019 nanti.

Lebih dari sepekan terakhir, hashtag di twitter penuh dengan trending pilpres 2019. Itu merupakan bentuk dukungan netizen melalui media sosial. Pengawalan juga dilakukan para netizen melalui twitter. Hitungan mundur berdasarkan hari pun turut menghiasi trending Indonesia di twitter.

Rencananya, debat paslon capres dan cawapres akan berlangsung sebanyak 5 kali. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pihak yang menyelenggarakan debat tersebut. Sebelumnya, debat pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali. Setiap debat memiliki tema pembahasan yang berbeda.

KPU akan kembali menggelar debat kelima pada Sabtu (13/4/2019) mendatang. Debat tersebut merupakan debat terakhir sebelum masa tenang dan hari H pencoblosan, yaitu pada 17 April 2019 nanti. Tema debat kelima Pilpres 2019 adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri.

Debat terakhir tersebut akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Berbeda dengan debat sebelumnya, debat terakhir akan dihadiri oleh paslon capres dan cawapres.

Selain itu, KPU akan mengutamakan undangan untuk pakar-pakar dari perguruan tinggi dan kelompok masyarakat yang berkaitan dengan tema. Menurut Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, pelibatan perguruan tinggi atas masukan dari banyak pihak.

“Atas masukan dari berbagai pihak, KPU melibatkan semakin banyak perguruan tinggi,” ungkap Wahyu Setiawan.

Debat kelima ini diharapkan dapat memberikan pendidikan Politik serta menekan angka Golput bagi para siswa yang kebanyakan merupakan pemilih pemula. Dimana kebanyakan dari mereka belum pernah mengikuti pemilu sebelumnya.

Pergelaran debat pilpres kelima ini juga sebagai tanda selesainya rangkaian masa kampanye Pemilu 2019. Sejumlah kegiatan serta agenda khusus bakal disiapkan dan akan berlangsung bersamaan dengan penyelenggaraan debat.

Mengutip JawaPos.com, KPU, Bawaslu, dan kedua timses paslon sepakat menutup debat dengan menyuarakan kerukunan. Para paslon, perwakilan partai-partai pengusung dan pendukung berkomitmen menciptakan pemilu yang damai, jujur, dan demokratis.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, format debat kelima nanti sama persis dengan debat keempat. Hal yang sedikit membedakan adalah acara tambahan sebagai penutup masa kampanye dan menyambut hari tenang.

Depat terakhir pilpres kelima ini diharapakan mampu menekan angka golput di berbagai daerah, termasuk Bojonegoro. KPU Bojonegoro sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka golput. Mulai dari sosialisasi hingga penyelenggaraan acara yang menyasar pemilih pemula.

KPU Bojonegoro menargetkan partisipasi Pemilu 2019 mencapai 75 persen lebih. Setidaknya, jumlah golput makin menurun jika dibandingkan dengan Pilkada 2018 lalu yang menyentuh angka 23 persen. Tayangan debat capres ini juga diharapkan mampu menekan angka golput di Bojonegoro.

Dengan debat terakhir, berarti semua tema telah selesai dibahas. Ini akan memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait visi misi kedua paslon. Termasuk strategi yang akan dilakukan setelah menang nanti.

Bagi Nabsky yang belum menentukan pilihan, jangan lewatkan debat terakhir. Ini akan membantu dalam menentukan pilihan. Jadi Nabs, sempatkan waktu ya untuk nonton debat terakhir. Debat terakhir tersebut bakal jadi patokan kamu untuk menentukan siapa pemimpin Indonesia nanti.

Tags: JokowiPilpresPrabowo
Previous Post

Sandrayati Fay dan Malam Syahdu di Acara Musik Pohon Kresen

Next Post

5 Jenis Menggebrak Meja yang Baik dan Produktif

BERITA MENARIK LAINNYA

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial
Peristiwa

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro
Peristiwa

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro

24/05/2026
TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih
Peristiwa

TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih

22/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: