Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro (STIT Mubo) menyambut perkuliahan di tahun akademik 2025/2026 dengan Kuliah Umum yang dibina Cantika Wahono, Senin (15/9/2025).
Kuliah Umum bertema “Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Manusia untuk Mewujudkan Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan” berlangsung meriah. Aula Ahmad Dahlan tidak mampu menampung antusiasme seluruh mahasiswa.
Selain dihadiri mahasiswa, Kuliah Umum ini dihadiri Ketua STIT Mubo, Dr. Ibnu Habibi, M.Pd.I., Bapak dan Ibu Dosen, Ketua dan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., C.Med.
Ketua TP PKK sekaligus istri Bupati Kabupaten Bojonegoro, Assoc. Prof. Dr. Sri Budi Cantika Yuli, S.E., M.M. didaulat sebagai pembicara tunggal dalam Kuliah Umum ini.
Cantika menyampaikan beberapa poin penting yang perlu diingat oleh seluruh mahasiswa supaya dapat mewujudkan pembangunan manusia Bojonegoro sehingga menjadi bahagia, makmur dan membanggakan.
“Setidaknya ada tiga peran mahasiswa untuk dapat mewujudkan pembangunan manusia. Mahasiswa sebagai agen perubahan, sebagai kontrol sosial, dan pemimpin di masa depan,” kata Cantika.
Ketiga peran tersebut dapat terwujud jika mahasiswa selalu berpikir kreatif, menggali ide yang solutif atas permasalahan yang terjadi di masyarakat, dan selalu menjaga nilai.
Cantika juga memberi dorongan agar mahasiswa ikut terlibat aktif dengan mengikuti segala macam kegiatan dan organisasi kemahasiswaan. Berorganisasi adalah cara berlatih menjadi pemimpin.
“Pemimpin tidak selalu dilahirkan, tetapi pemimpin bisa dipersiakan. Kuliah hendaknya bukan sekeadar untuk mendapat ijazah, namun proses melakukan langkah nyata yang memberi manfaat,” ungkap Cantika.
Kuliah Umum ini diharapkan dapat membuka cakrawala berpikir mahasiswa, khusunya mahasiswa baru STIT Muhammadiyah Bojonegoro, dalam mengisi kegiatan sebagai mahasiswa.








