Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Superman: Superhero vs Wafer Pabrikan Indonesia

Bakti Suryo by Bakti Suryo
30/05/2019
in Peristiwa
Superman: Superhero vs Wafer Pabrikan Indonesia

Baru-baru ini perusahaan komik asal Amerika, DC kalah gugatan dengan perusahaan makanan asal Indonesia terkait penggunaan merek Superman. Secara mengejutkan, DC kalah melawan perusahaan makanan asal Surabaya terkait penggunaan karakter Superman di jajanan wafer.

Anak-anak Indonesia tentu mengenal Wafer Superman? Jajanan satu ini sangat terkenal dan amat disukai anak-anak. Selain karena sosok superhero yang akrab dengan anak-anak, harganya pun terjangkau. Namun, karena merek dagang wafer coklat ini bernama Superman, DC Comics pun menggugatnya.

Pada 2018 lalu, DC Comics melayangkan gugatan terhadap PT. Marxing Fam Makmur ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Alasannya, DC Comics merasa bahwa merek Superman merupakan hak ekslusif yang dimilikinya.

Gugatan tersebut dimaksudkan supaya Ditjen HAKI Kemenkumham mencoret Superman dari daftar merek Indonesia. Padahal, wafer Superman telah menjadi merek resmi PT. Marxing Fam Makmur. Itu sesuai dengan sertifikat merek yang didapatkan sejak 1993 dan diperbarui setiap 10 tahun.

Selama ini, PT. Marxing bekerja sama dengan Siantar Top untuk memproduksi wafer cokelat. Hingga saat ini jajanan berlapis cokelat tersebut masih membanjiri kios-kios dan toko kelontong.

Pada akhirnya, Pengadilan Negeri Jakarta memutuskan bahwa gugatan DC Comics tidak diterima. Keputusan tersebut dikeluarkan secara resmi pada 13 April 2018. Kasus ini kemudian dibawa ke tingkat Mahkamah Agung. Hanya saja, dalam sidang bertanggal 21 Desember 2018, banding ini ditolak.

“PT Marxing Fam Makmur mendapatkan sertifikat merek dari Kemenkumham pertama pada tahun 1993 untuk kelas 30 dan 34 dan diperbaharui tiap 10 tahun,” kata kuasa hukum PT Marxing Fam Makmur, Sururi Elhaque.

Sururi juga mengatakan bahwa dasar hukum sudah jelas dari Kemenkumham. Putusan tersebut menegaskan bahwa PT Marxing sebagai pemegang merek Wafer Superman di Indonesia. Jadi, tidak ada hubungan antar snack tersebut dengan superhero milik DC Comics.

Mungkin tak ada yang menyangka jika DC Comics sebagai pencipta tokoh Superman bisa kalah melawan perusahaan makanan ringan. Padahal yang diperebutkan adalah hak cipta dari tokoh dan karakter yang diciptakan oleh DC Comics sendiri. Ironis ya Nabs?

Tokoh Superman milik DC Comics memang sangat akrab dengan anak-anak. Bahkan, bagi orang dewasa. Superhero ini memiliki banyak penggemar di berbagai negara. Termasuk di Indonesia.

Meski Superman akrab dengan anak-anak Indonesia, perkara wafer tentu berbeda. Bukan karena anak-anak bisa menjadi kuat setelah makan wafer. Namun, memang jajanan ringan adalah kesukaan anak-anak. Terlebih lagi rasa cokelat. Cokelat manis kesukaan anak-anak, seperti kamu yang manis adalah kesukaanku.

Meski memiliki nama yang sama, tentu wafer dan superhero berbeda. Karakter pahlawan Superman berasal dari Krypton, planet di luar angkasa. Sedangkan wafer Superman berasal dari pabrik makanan yang berada di Kota Malang.

Anak-anak mengenal sosok Superman dari serial televisi dan animasi. Bahkan, cerita superhero berlogo S di dada ini diangkat ke layar lebar.

Penggemarnya pun semakin banyak, tidak hanya anak-anak. Ditambah dengan kisahnya bersama pahlawan lain di film Justice League. Karena itu, banyak penggemar kaget bahwa Superman kalah dengan wafer.

Menurut ceritanya, pahlawan yang sangat kuat ini hanya punya satu kelemahan. Superman hanya bisa dikalahkan denga batu Krypto, material yang berasal dari planet Krypton. Ternyata, Superman juga bisa dikalahkan dengan jajanan ringan asal Indonesia, wafer Superman. Jangan-jangan, wafer tersebut mengandung material dari planet lain selain bumi?

Tags: SupermanWafer Superman
Previous Post

Melakukan City Branding dengan Konsep Desa Mengepung Kota

Next Post

Tips Mudik Aman dan Nyaman dari Polres Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 
Peristiwa

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

23/09/2026
Briefing Akbar KIBO 12: Sambutan Awal Menjelang Hari Inspirasi 2026 di Bojonegoro
Altertainment

Briefing Akbar KIBO 12: Sambutan Awal Menjelang Hari Inspirasi 2026 di Bojonegoro

19/09/2026
Kecamatan Baureno Gencarkan Pencegahan Diska
Peristiwa

Kecamatan Baureno Gencarkan Pencegahan Diska

18/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

23/09/2026
Ironi Spiderman: Superhero Penyelamat Dunia Yang Kehilangan Dunia-nya

Ironi Spiderman: Superhero Penyelamat Dunia Yang Kehilangan Dunia-nya

23/09/2026
Romantisme Cinta Zaman Sekarang: Perempuan Harus Pintar, Laki-laki Harus Kaya, Lalu Kita Harus Apa?

Romantisme Cinta Zaman Sekarang: Perempuan Harus Pintar, Laki-laki Harus Kaya, Lalu Kita Harus Apa?

22/09/2026
Prabowo, Pakar, dan Kritik Pemerintah: Belajar dari Buku “Matinya Kepakaran”

Prabowo, Pakar, dan Kritik Pemerintah: Belajar dari Buku “Matinya Kepakaran”

21/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: