Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Malam Talaman: Pembentukan Simpul Terong Gosong Bojonegoro

A Wahyu Rizkiawan by A Wahyu Rizkiawan
08/06/2023
in Headline
Malam Talaman: Pembentukan Simpul Terong Gosong Bojonegoro

Rapat koordinasi sekaligus pembentukan simpul Terong Gosong Bojonegoro, dihelat di halaman Ponpes Abu Dzarrin Kota Bojonegoro (7/6/2023). Acara tersebut, sebagai respon atas Kopdar Nasional Terong Gosong yang sebelumnya dihelat di Ponpes Salafiyah Al Misbar Mojokerto pada (20/5/2023).

Sejumlah talam (lengser) berisi nasi sambal terong tertata rapi di atas tikar biru. Beberapa tokoh saling bersahutan, berembug ide dalam membentuk perkumpulan sederhana yang produktif. Inilah malam pembentukan simpul Terong Gosong Bojonegoro.

Hadir dalam acara, sejumlah aktivis Nahdlatul Ulama (NU) yang ada di Kota Bojonegoro. Dari kalangan sesepuh hingga kalangan muda. Dari kalangan NU struktural, NU kultural, hingga NU scriptural yang bernaung dalam wadah Terong Gosong.

Dalam pertemuan pertama Terong Gosong Bojonegoro, menetapkan KH Saifurrohmah (Gus Sep) sebagai Lurah Terong Gosong Bojonegoro. Sementara Su’udin Aziz (Mbah Udin) sebagai Carik Terong Gosong Bojonegoro.

Untuk diketahui, sejak didirikan KH Yahya Cholil Staquf, Terong Gosong merupakan wadah kultural untuk pemberdayaan masyarakat dalam berbagai bidang sosial. Termasuk pendidikan, lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

Falsafah Terong Gosong: Hidup Sederhana, Bermanfaat bagi Sesama

Terong Gosong, menurut KH Yahya Cholil Staquf, merupakan komunitas yang berdiri pada dua pilar falsafah hidup. Yakni, falsafah kesederhanaan dan falsafah takdhim pada para salafuna sholeh (pendahulu).

Pilar pertama, Terong Gosong merupakan wadah kultural yang memeluk falsafah kesederhanaan. Sebuah komunitas yang sederhana. Cara bergaul yang sederhana. Dan dengan pandangan dan paradigma hidup sederhana.

Pilar yang kedua, adalah meniru perihal baik dari para pendahulu dengan meneruskan riwayat cerita-cerita yang menarik dari pendahulu, yang bisa dijadikan tauladan baik bagi semua anggota Terong Gosong.

Lurah Terong Gosong Bojonegoro, Gus Sep mengatakan, dibentuknya simpul Terong Gosong Bojonegoro jadi wadah kultural untuk pemberdayaan masyarakat. Saat ini, fokus Terong Gosong ingin melakukan pengembangan ekonomi masyarakat. Ini sesuai dawuh dari KH Yahya Cholil Staquf.

“Harus berani dan optimistis untuk membuka potensi ekonomi alternatif. Diharap ada ide-ide kreatif dari para anggota Terong Gosong” ungkap Gus Sep dalam sambutannya.

Gus Sep mencontohkan, ia sudah memulai kegiatan ekonomi alternatif beberapa tahun silam. Terutama dalam bidang pupuk organik dan parfum. Ia berharap agar para anggota Terong Gosong yang lain juga berani membuka potensi ekonomi alternatif.

“Sehingga bisa  bermanfaat bagi masyarakat sekitar”. Imbuhnya.

Kehadiran Simpul Terong Gosong Bojonegoro, diharap mampu menjadi wadah kultural yang punya manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Baik dalam pemberdayaan masyarakat, maupun dalam hal-hal yang berhubungan dengan geliat sosial masyarakat.

 

Tags: Gus Yahya NUKH Yahya Cholil StaqufTerong Gosong
Previous Post

Unugiri Bojonegoro adakan Pembekalan PKL untuk Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab

Next Post

Pemikiran Pembaruan Islam Yudian Wahyudi: Konsistensi, Kritis, dan Membumi

BERITA MENARIK LAINNYA

Hakekat Lomba Agustusan dalam Kehidupan Sehari-hari
Headline

Hakekat Lomba Agustusan dalam Kehidupan Sehari-hari

17/08/2024
Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara
Headline

Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara

12/07/2024
5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu
Destinasi

5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu

07/05/2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

13/06/2026
Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

12/06/2026
Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026
Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

10/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: