Untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan terhadap wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan, Tim Dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Unugiri berkerjasama dengan Ponpes Roudlotul Ulum Campurejo Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan DBD.
Tim Dosen Unugiri yang memberikan pendampingan langsung kepada santri agar memahami dan bisa mengaplikasikan langkah-langkah pencegahan DBD tersebut antara lain Moh. Miftahul Choiri, Denny Nurdiansyah dan Mula Agung Barata.
Mewakili Tim PkM, Moh. Miftahul Choiri, menyampaikan bila kegiatan tersebut dimulai dengan pemaparan profil pondok sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Terlebih, ponpes tersebut secara rutin mengadakan penyuluhan kesehatan, termasuk sosialisasi pencegahan DBD, dengan melibatkan Puskesmas Desa Campurejo, Dinas Kesehatan Bojonegoro, serta berbagai instansi terkait lainnya, dengan fokus kepada edukasi kebersihan lingkungan pondok.
“Pada tahun ini, Unugiri mengambil peran aktif sebagai pelaksana program, dengan fokus utama pada edukasi kebersihan lingkungan untuk mengurangi potensi berkembangnya nyamuk aedes aegypti,” ungkapnya.
Atas terselenggaranya kegiatan PkM tersebut, Choiri, tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada LPPM Unugiri atas dana hibah yang telah diberikan.
“Terima kasih untuk LPPM Unugiri,” pungkasnya.
Sementara, pemateri Denny Nurdiansyah, menyampaikan materi sosialisasi mencakup berbagai langkah pencegahan. Mulai dari membersihkan genangan air dan menguras bak mandi secara berkala (minimal sekali seminggu), mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal yang disambut antusian santri.
“Para santri dengan antusias mengikuti sesi ini, termasuk sesi tanya jawab yang memberikan ruang diskusi interaktif antara peserta dan kami,” paparnya.
Sementara, Pengasuh Ponpes Roudlotul Ulum Campurrejo, K. H. Auliyaur Rokhim, berterima kasih kepada Tim PkM Unugiri, yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan DBD. Ia menyampaikan, bila kegiatan tersebut agar santri semakin sadar untuk senantiasa menjaga kebersihan pondok.
“Lingkungan bersih, ini untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan terhadap penyakit DBD,” jelasnya.
Pada penghujung acara, Tim PkM Unugiri juga menyerahkan kenang-kenangan berupa buku panduan pencegahan DBD dan obat abate kepada Ponpes Roudlotul Ulum, dengan harapan dapat memperkuat kesadaran santri dalam menjaga kebersihan lingkungan pondok serta mencegah penyebaran wabah DBD.
Pada bagian dari luaran program yang terlaksana Jumat, ( 11/11/24 ), Tim PkM tersebut juga menargetkan publikasi artikel ilmiah ber-Sinta, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa poster, serta dokumentasi berita kegiatan.








