Guna tingkatkan mutu proses belajar mengajar, dosen unugiri gelar workshop pemebelajaran metaverse.
Dosen Unugiri Bojonegoro bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, sukses menyelenggarakan “Workshop Pembelajaran Metaverse di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Mutu Proses Pembelajaran”.
Kegiatan dua hari yang baru-baru ini terlaksana, dihadiri oleh 80 guru, pengurus KKG kelas, 11 kepala sekolah, dan para pendidik dari SD di wilayah Kecamatan Kedewan.
Suttrisno, mewakili Tim Pengabdian Masyarakat Unugiri menjelaskan bila kegiatan workshop tersebut adalah bentuk pelaksanaan Tridharma PT khususnya di bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Ia menambah, bila pada workshop tersebut selain membahas secara mendalam tentang konsep, aplikasi, dan inovasi pembelajaran berbasis metaverse juga praktik secara langsung.
“Melalui sesi materi dan praktik langsung, para peserta diajak untuk memahami potensi teknologi dalam memperkaya metode pembelajaran di kelas,” ungkapnya.
Ia menambah, bila terlaksananya pengabdian tersebut berasal dari hibah internal PkM skema kerjasama dari LPPM Unugiri, yang bersinergi dengan KKG Kecamatan Kedewan.
“Terima kasih disampaikan kepada LPPM Unugiri yang telah mendanai kegiatan ini, serta KKG Kecamatan Kedewan,” ungkapnya.
Sementara, Nurul Mahruzah Yulia, selain Tim PkM yang juga narasumber menyatakan, bahwa program pengabdian seperti ini merupakan bagian dari misi Unugiri untuk memperkuat sinergi antara PT dan masyarakat.
Terlebih, mendatang pendidikan berbasis teknologi menjadi kebutuhan. Karenanya, dia berharap guru-guru mau belajaran dan mengimplementasikan pasca workshop.
“Pendidikan berbasis teknologi adalah kebutuhan masa depan. Kami berharap guru-guru dapat mengimplementasikan apa yang telah dipelajari selama workshop ini untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna,” tutur Dosen PGMI Fakultas Tarbiyah Unugiri.
Sementara, Ketua KKG Kecamatan Kedewan, Agung Setiarso, memberikan apresiasi atas inisiatif Unugiri dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kedewan. Beliau bahkan berharap bila kerjasama seperti ini bisa dilanjutkan.
“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut agar guru-guru di Kecamatan Kedewan semakin terampil dan siap menghadapi tantangan pendidikan berbasis teknologi,” pintanya.
Hal senada juga disampaikan Kepala SDN Kedewan 1, Sri Juar Yuni Lestari, bila workshop yang dihadiri kepala sekolah mendapat apresiasi sebagai langkah inovatif yang penting untuk dunia pendidikan.
“Inovasi teknologi dalam pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah kami. Terima kasih kepada UNUGIRI yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.
Salah satu pendidik dari SDN Beji 4 Kedewan, Eka Puspaheny, mengatakan percaya diri untuk menggunakan teknologi berbasis metaverse dalam pembelajaran. Apalagi, materi yang diberikan sangat aplikati.
“Dengan adanya pelatihan ini, saya merasa lebih percaya diri untuk menggunakan teknologi berbasis metaverse dalam pembelajaran. Apalagi, materi yang diberikan sangat relevan dan aplikatif,” ungkapnya.
Pasca kegiatan yang berlangsung Sabtu-Minggu (21-22/12/24) yang dihadiri Pengawas Sukeriono, dan Ketua KKG Agung Setiarso, Tim PkM berhasil memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi guru.
Berdasarkan evaluasi, terdapat peningkatan pemahaman guru terhadap pemanfaatan teknologi sebesar 98 persen, kemampuan memvariasikan pembelajaran berbasis digital sebesar 90 persen, dan pemahaman tentang metaverse dalam pembelajaran sebesar 92 persen.








