Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

‎Abdulloh Umar: Menghidupkan Malam di Lima Hari Terakhir Ramadan

Aska Pradipta by Aska Pradipta
15/03/2026
in Peristiwa
‎Abdulloh Umar: Menghidupkan Malam di Lima Hari Terakhir Ramadan

Abdulloh Umar, Menghidupkan Malam Ramadan

‎‎Ramadan selalu bergerak menuju puncaknya. Setelah melewati hari-hari awal, kini memasuki fase paling istimewa: lima hari terakhir Ramadan. Di fase inilah malam-malam terasa lebih khusyuk, lebih sunyi, sekaligus lebih bermakna.
‎
‎Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar menyatakan, dalam tradisi Islam, sepuluh malam terakhir Ramadan dikenal sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah. Namun bagi banyak orang, lima malam terakhir sering menjadi momen paling intens. Masjid-masjid mulai dipenuhi jamaah yang ingin meraih keberkahan malam yang diyakini lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar.
‎
‎”Pada malam-malam ini, umat Islam menghidupkan waktu dengan berbagai amalan: salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, hingga memperbanyak doa. Tradisi i’tikaf juga semakin ramai dilakukan” ucap Abdulloh Umar pada Jurnaba (14/3/2026).
‎
‎Alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang itu mengatakan, aktivitas spiritual di lima hari terakhir Ramadan tersebut, bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan bentuk pernenungan mendalam tentang perjalanan hidup manusia yang di Nusantara, termasuk Bojonegoro, sudah mendarah-daging sebagai tradisi.‎

‎Dia menjelaskan, Malam Ramadan menjadi ruang untuk menata ulang kesadaran. Kesibukan dunia yang selama ini mengisi siang hari seakan diluruhkan kesunyian malam. Dalam hening, manusia diajak berdialog dengan dirinya sendiri— menimbang kembali apa yang telah dilakukan, dan ke mana arah langkah kehidupan berikutnya.
‎
‎”Secara logika, jika siang dimaknai sebagai ruang kesibukan, malam adalah ruang permenungan, terlebih ini Malam Ramadan, pasti punya nilai dan makna yang lebih istimewa” imbuhnya.
‎
‎Lima malam terakhir Ramadan, lebih jauh Umar menjelaskan, sering dipandang sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum bulan suci berlalu. Sebab, ada kesadaran bahwa Ramadan tidak selalu datang dua kali dalam kondisi yang sama. Setiap orang membawa umur, pengalaman, dan keadaan yang berbeda dari tahun ke tahun.
‎
‎Umar menambahkan, menghidupkan akhir Malam Ramadan ditujukan agar nilai-nilai yang lahir dari Ramadan—kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian—tetap hidup setelah bulan suci berakhir. Sebab, Ramadan bukan sekadar kalender ibadah. Namun perjalanan batin yang mengajarkan manusia untuk kembali kepada hakikat dirinya: menjadi pribadi yang lebih jernih, lebih bijak, dan lebih peduli pada sesama.

Tags: Abdulloh UmarKetua DPRD BojonegoroMenghidupkan Malam Ramadan
Previous Post

Deregulasi: Tanpa Basis Sosial, Advokasi Hanya Retorika

Next Post

Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro
Peristiwa

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual
Peristiwa

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa
Peristiwa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026

Anyar Nabs

Batu Bara dan Piring Kosong

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: