Melansir wikipedia, Alleycat pertama kali dilombakan di Toronto, Amerika Serikat. Tepatnya pada 30 Oktober 1989. Selanjutnya, Alleycat menjadi keseruan rutin saat perayaan Halloween dan Valentine.
Wilee bergegas mengayuh sepeda di jalanan Kota Manhattan, Amerika Serikat. Dia membawa amplop berisi dokumen penting. Kawan seprofesi, para kurir sepeda turut membantunya. Aksi kejar-kejaran dengan polisi pun tak dapat dihindari.
Adegan aksi tersebut bisa kamu lihat di film Premium Rush (2012). Wilee yang diperankan Joseph Gordon-Levit beraksi meliak-liuk, menghindari kendaraan yang memadati jalanan kota. Dia harus berpacu dengan waktu, mengantar dokumen penting tanpa tertangkap polisi kotor.
Aksi kejar-kejaran dalam film action-thriller tersebut tampak seru nan menegangkan. Gambaran yang pas untuk balap sepeda yang disebut Alleycat.
Alleycat merupakan perlombaan balap sepeda, tapi tidak seperti pada umumnya. Terlebih yang kamu lihat di tipi atau event olahraga resmi. Jelas berbeda dan lebih terasa keseruannya.
Baca juga: Manfaat Bersepeda untuk Menurunkan Berat Badan
Melansir wikipedia, Alleycat pertama kali dilombakan di Toronto, Amerika Serikat. Tepatnya pada 30 Oktober 1989. Selanjutnya, Alleycat menjadi keseruan rutin saat perayaan Halloween dan Valentine.
Pada 1993, para kurir sepeda asal Toronto bercerita tentang Allaycat. Pengalaman itu mereka bagikan saat CMWC Berlin, event internasional pertama bagi para kurir sepeda. Dari sini Alleycat menyebar. Mulai dari Amerika Utara, Eropa hingga Asia.
Memang, tidak semua wilayah terdapat kurir sepeda, akan tetapi Alleycat menjadi bagian budaya umat gowes. Terutama di wilayah perkotaan. Bahkan, semakin lama semakin masif dan terorganisir.
Permainan ini mengalami perkembangan yang pesat. Pada 2000-an, Alleycat menjadi permainan utama pengguna fixed-gear. Tepatsaat sepeda jenis ini begitu populer di masyarakat kota. Bahkan, Alleycat disandingkan dengan kampanye isu-isu penting. Misalnya perubahan iklim dan penyelamatan lingkungan.
Namanya lomba, Alleycat memiliki aturan main. Pada intinya, ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu cek poin dan kecepatan. Pembalap dengan waktu tercepat melewati semua cek poin adalah pemenangnya.
Namun, aturan main Alleycat cukup variatif. Tergantung penyelenggaranya. Siapa tercepat melewati cek poin ialah aturan standar. Selain itu, ada namanya Task Checkpoint dengan tantangan di setiap pos. Pembalap harus menyelesaikan tantangan sebelum ke pos selanjutnya.
Baca juga: Tren Bersepeda pada Masa Pandemi
Ada lagi dengan menggunakan poin waktu. Pembalap mendapat poin berdasarkan batas waktu dari satu pos ke pos yang lain. Selain kecepatan, kemampuan berpikir dan analisis sangat dibutuhkan. Demi efektifitas dan efisiensi jarak tempuh.
Sayang, permainan ini agak beresiko. Terlebih jika di jalanan tanpa bantuan pemilik otoritas. Seperti halnya Alleycat tahunan di London, Inggris. Melansir Vice Indonesia (3/7/2019), perlombaan rutin tahunan tersebut kerap berurusan dengan pihak berwajib. Seolah melihat adegan aksi di film Premium Rush secara nyata.
Alleycat memberikan keseruan bagi kaum gowes. Kamu bisa menilai kemampuan mengenal kota tempat tinggalmu. Selain itu, jiwa kompetitif kamu akan terasah. Juga, meluaskan jaringan pergaulan sesama umat gowes. Hadiah hanya bonus hiburan.
Asyiknya permainan boleh dicari, nikmatnya perlombaan boleh didapat, keseruan boleh diburu. Tetapi, keselamatan tetap yang utama. Berhati-hatilah selalu dan tetap di zona aman ya, Nabs.








