Pelatih Persibo, Muhhamad Nadhief atau akrab disapa Andik Robot mengucapkan kata perpisahan. Setelah gagal membawa Laskar Angling Dharma lolos ke babak 16 besar Liga 3 Jatim, Andik Robot berpamitan kepada suporter dan semua elemen yang ada di Persibo.
Kegagalan Persibo untuk melaju lebih jauh di Kompetisi Liga 3 Jatim menyisakan duka. Ini adalah kegagalan ketiga secara beruntun yang didapatkan oleh tim Persibo Bojonegoro di kasta ketiga sepakbola Indonesia.
Duka juga masih menyelimuti sosok Andik Robot. Sebagai pelatih, Andik tentu jadi salah satu pihak yang paling bertanggung jawab atas gagalnya Persibo.
Pelatih asal Tuban tersebut pun meminta maaf kepada para suporter dan masyarakat Bojonegoro karena gagal memberikan prestasi kepada Persibo. Ia mengucapkan kata maaf sekaligus mengaturkan salam perpisahan.
“Saya pribadi meminta maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik untuk Persibo. Sebagai pelatih, ini adalah tanggung jawab saya. Semoga setelah ini Persibo bisa lebh baik lagi dan punya persiapan yang matang untuk bisa promosi ke Liga 2,” ungkap Andik Robot.
Persiapan yang matang dan sering absennya beberapa pemain utama karena akumulasi kartu ditenggarai jadi salah satu faktor yang membuat Persibo gagal. Hal itu juga dirasakan oleh Andik Robot sebagai arsitek tim.
Menurut eks pemain Arema era Galatama tersebut, persiapan yang cukup mepet dan tak bisa dimainkannya beberapa pemain utama turut andil dalam kegagalan Persibo. Namun Andik enggan menjadikan itu semua sebagai alasan.
“Ada banyak faktor, tapi saya tidak mau menjadikannya sebagai alasan. Saya sebagai pelatih adalah orang yang bertanggung jawab terhadap tim ini,” tegas Andik.
Di putaran pertama, Persibo memang tampil trengginas. Agus Budi cs. menutup putaran pertama dengan rekor tak terkalahkan. Posisi puncak klasemen pun berhasil diamankan di putaran pertama.
Namun di putaran kedua, Persibo seperti kehilangan jati dirinya. Rentetan hasil buruk didapatkan oleh tim berjuluk The Giant Killer ini. Padahal, Persibo hanya membutuhkan tambahan 6 poin saja untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Andik Robot menyarankan supaya manajemen dan semua stakeholder di Persibo duduk bersama untuk evaluasi. Tujuannya untuk mencari solusi konkret agar musim depan Persibo bisa lebih baik lagi.
“Ini akan jadi evaluasi bersama. Apa yang kurang, apa yang mesti diperbaiki. Semua demi kebaikan Persibo,” tambah Andik Robot.
Setelah ini, Andik Robot akan kembali ke Tuban dan berkonsentrasi untuk membina pemain muda di sekolah sepakbola miliknya. Jika nanti kembali dipercaya dan dibutuhkan oleh Persibo, Andik Robot siap 100 persen.
Menurut rencana, manajemen Persibo Bojonegoro akan mengumpulkan semua pemain dan official pada November ini untuk pembubaran tim. Belum ada tanggal yang pasti mengenai rencana pembubaran tim ini.








