Bahasa Kualat: Antara Mitos, Dogma, dan Kesadaran
Memaknai kualat sebagai metode pengajaran nilai-nilai kebudayaan bangsa. Ada kata di dalam bahasa Jawa yang tak mudah diterjemahkan, namun tak...
Read moreMemaknai kualat sebagai metode pengajaran nilai-nilai kebudayaan bangsa. Ada kata di dalam bahasa Jawa yang tak mudah diterjemahkan, namun tak...
Read moreMenauladani spirit ekologis Raja Dyah Baletung dalam mengelola Sumber Daya Alam Bojonegoro. Medang Kamulan, Kerajaan kuno yang membentang di Blora...
Read moreSaya tidak suka kamu menghubunginya lagi. Untuk yang kemarin masih saya maafkan. Untuk kali ini, kali kesekian kamu menyakiti saya....
Read moreTak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu Tak ada yang lebih...
Read moreIkatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun masa...
Read moreToko buku di Bojonegoro sering kali mengalami gulung tikar dan tutup secara tiba-tiba. Hanya beberapa yang awet hingga kini. Hadirnya...
Read moreSampai kita lalu tak sepenuhnya tahu siapa yang paling berhak menjadi Qurban. Karena aku telah mengalir menjadi bagian darahmu (Zis...
Read moreIdul Adha sering kali dipahami hanya sebagai hari raya penyembelihan hewan kurban. Namun, makna yang terkandung di dalamnya jauh melampaui...
Read more"Alhamdulillah wasy Syukru lillah. Dini hari ini, Gusti Allah masih mengaruniai kesempatan menghirup hawa yang segar." Demikian gumam pelan bibir...
Read moreBagi masyarakat Jabung, Malang, KH. Nur Salim atau akrab disapa Gus Nur Salim menempati posisi istimewa. Selain dikenal tawadhu dan...
Read more