Ketika Manuskrip Ratusan Tahun Lalu Menjawab Pertanyaan Besar Manusia
Mansukrip kuno, sekalipun ditulis ratusan tahun lalu, seringkali mampu menjawab pelbagai masalah kontemporer. Solusi dari perkara modern, justru kerap ditemukan...
Read moreMansukrip kuno, sekalipun ditulis ratusan tahun lalu, seringkali mampu menjawab pelbagai masalah kontemporer. Solusi dari perkara modern, justru kerap ditemukan...
Read moreSejumlah jimat peradaban yang tersebar di berbagai pelosok Nusantara, kini mulai bermunculan. Di Padangan, Bojonegoro, serpihan jimat itu berwujud manuskrip...
Read moreAda kontribusi besar dari para dzuriyah Mbah Jabbar dan jejaring ulama Fiidarinnur dalam Perang Jawa di wilayah Kota Bojonegoro. Raden...
Read moreTak hanya kaya akan minyak, taman, dan banjir genangan. Kota Bojonegoro juga punya banyak manuskrip dan turats peradaban masa silam. ...
Read moreSaat masih kecil, saya menganggap hikayat ini hanya cerita fiksi. Hingga suatu hari, saya tahu bahwa "Budal Kaji Malah Rabi"...
Read moreMbah Sabil, Mbah Sambu, dan Mbah Jabbar adalah bani Kesultanan Pajang. Mayoritas ulama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, berpunjer...
Read more215 tahun sebelum buku Padangan Kota Cahaya saya tulis (2021), leluhur kami telah menggambarkan Padangan dengan kata yang jauh lebih...
Read moreUlama dan umara di Bojonegoro memiliki jalinan koordinasi yang solid. Bahkan, tercatat sejak abad 19 silam. Jauh sebelum nama Bojonegoro...
Read moreKonflik dan bencana alam di Bojonegoro, tercatat dalam sebuah manuskrip kuno bertarikh 1780 M, ditulis dengan huruf Pegon Jawa. Pasca...
Read more