Klenik dan hal-hal mistis tak bisa dilepaskan begitu saja dari sepakbola Indonesia. Banyak hal di luar nalar yang biasa muncul di berbagai pertandingan sepakbola Indonesia di level professional sampai tarkam.
Banyak cerita unik yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. Contohnya adalah cerita tentang berbagai ritual khusus yang dilakukan oleh pemain, pelatih, atau seorang manager untuk memenangkan pertandingan.
Ada ritual-ritual sederhana yang biasa kita saksikan di kompetisi sepakbola papan atas Indonesia. Contohnya ketika pemain akan memasuki lapangan. Beberapa pemain memilih untuk menginjak lapangan dengan kaki tertentu lebih dulu.
Pemain asal Papua, Titus Bonai juga ritual khusus yang selalu dilakukannya saat berlaga. Yakni menggoyang-goyangkan jala gawang lawan saat ada tendangan bebas atau tendangan pojok. Ritual yang sekarang dilarang oleh PSSI.
Persibo Bojonegoro juga punya cerita tersendiri terkait ritual atau hal klenik. Dulu di awal 2000-an, ada sosok misterius yang biasa hadir saat Persibo tampil di Stadion Letjen H. Sudirman. Sosok tersebut biasa berdiri di belakang gawang sebelah utara.
Baca juga: Apakah Persibo Harus Kembali ke Askab untuk Terus Hidup?
Menurut asisten pelatih Persibo, Dwi Hendri, sosok misterius itu ikut “membantu” mengamankan gawang Persibo. Ketika Persibo diserang, sosok misterus itu akan beraksi dengan melakukan ritual khusus.
“Orangnya sudah tua, biasa berdiri di belakang gawang utara. Tiap Persibo main di Divisi Dua dan Satu, orang itu pasti ada,” ujar Dwi Hendri.
Ketika sosok misterius itu beraksi, pertahanan Persibo jadi lebih kokoh. Pemain lawan seperti kesulitan untuk menembus pertahanan Laskar Angling Dharma. Gawang Persibo pun aman.
Keberadaan sosok misterius ketika Persibo berlaga itu jadi bukti bahwa klenik tak bisa dilepaskan dari sepakbola tanah air. Bahkan di level sepakbola professional.
Salah satu ritual berbau klenik yang lekat dan sudah jadi rahasia umum di sepakbola Indonesia adalah mengencingi gawang. Konon, ritual tersebut mampu membuat gawang tak kebobolan.
Sebenarnya ada banyak sekali ritual berbau klenik yang sering dilakukan di pertandingan sepakbola. Seorang penulis sepakbola, Darmanto Simaepa pernah menceritakan aneka ritual unik di lapangan hijau tanah air.
Melalui tulisannya yang berjudul Dari Gaud Sampai Ayat Suci, Dari Celana Dalam Hingga Tulang Babi, Darmanto Simaepa mengungkap hal mistis dan ritual unik di lingkaran sepakbola Indonesia.
Contohnya cerita tentang seorang kepala desa di Temanggung yang bertekad membawa tim sepakbola desanya tampil ciamik di sebuah turnamen sepakbola. Karena tak ingin kalah, kepala desa tersebut datang ke dukun untuk meminta bantuan.
Baca juga: Real Madrid dan Dukun Lintas Benua Bernama Zinedine Zidane
Kepala desa tersebut kemudian mendapatkan tulang babi dari sang dukun. Dukun yang dimintai tolong oleh kepala desa tersebut meminta tulang babi yang sudah dijampi-jampi itu ditanam di dekat gawang.
Cerita lain datang dari Babat, Lamongan. Di pertengahan 1990-an, sebuah tim sepakbola kampung asal Babat diminta untuk memakan telur setengah matang sebelum bertanding. Telur tersebut sudah mendapatkan jampi-jampi dari dukun.
Telur-telur itu ternyata mampu mendongkrak stamina tim yang berisikan anak-anak tersebut. Para pemain seperti tak pernah kehabisan stamina.
Ritual khusus yang kadang berbau klenik akan terus terjadi, meski sekarang sudah memasuki era sepakbola modern. Ini jadi warna tersendiri bagi para penggila olahraga paling populer di dunia ini.
Klenik dan hal-hal mistis tak bisa dilepaskan begitu saja dari sepakbola Indonesia. Banyak hal di luar nalar yang biasa muncul di berbagai pertandingan sepakbola Indonesia di level professional sampai tarkam.
Tiap daerah di Indonesia punya cerita uniknya masing-masing. Cerita yang memberi warna tersendiri di persepakbolaan Indonesia. Kalau di tempatmu, ritual khususnya apa, Nabs? Xixixi








