Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Melihat Potensi Bisnis Studio Musik di Bojonegoro

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
04/04/2019
in JURNAKULTURA
Melihat Potensi Bisnis Studio Musik di Bojonegoro

Era digital tak berpengaruh buruk terhadap bisnis studio musik. Di Bojonegoro, sejumlah studio musik masih bergeliat.

Salah seorang pengelola studio musik di Bojonegoro, Fajar Rizki m ngatakan, peluang bisnis studio di Bojonegoro masih sangat besar. Hanya, tergantung bagaimana para pemilik bisa merawat studio tersebut.

Jika tempat ditawarkan nyaman dan alat digunakan masih layak, studio bakal ramai. Lagipula, di Bojonegoro, kumpulan anak sekolah masih terus meramaikan studio.

Sebab, di tiap sekolah di Bojonegoro, ada pelajaran praktek musik. Belum lagi pertunjukan pensi sebagai acara akhir tahun pelajaran. Tentu itu membutuhkan studio musik.

“Saya melihat peluang karena masih banyak anak sekolah yang mondar mandir ke studio untuk latihan,” kata Fajar.

Menurut Fajar, bicara soal musik tidak ada habisnya. Dari yang tadinya hanya studio musik. Bahkan, kini, sudah merambah ke home record dengan menambah satu studio lagi.

“Awalnya cuma satu studio. Terus tambah satu studio lagi tapi khusus buat rekaman jadi tidak disewakan untuk latihan,” imbuh Fajar.

Bisnis studio ini, sudah berjalan selama dua tahun. Terhitung masih baru. Namun dalam waktu setahun saja sudah bisa balik modal. Menurutnya, bisnis studio lebih menjanjikan daripada bisnis distro yang sebelumnya dia lakukan.

“Bisnis studio ini tidak butuh waktu lama untuk bisa balik modal. Dalam waktu setahun Saya sudah bisa balik modal,” kata Fajar dengan optimis.

Hal senada juga diucapkan musisi senior sekaligus pengelola studio musik, Guntur Endra. Menurut Guntur, peluang bisnis studio di Bojonegoro masih mempunyai peluang. Selama alat yang ditawarkan di atas standart.

“Itu juga bisa menjadi salah satu kelebihan dari studio yang bisa ditawarkan.

Sebab, faktor itu menjadi pembeda dari yang lain. Sebab, target utamanya adalah konsumen. Dengan banyaknya konsumen yang puas. Maka promosi akan terjadi lewat testimoni dari konsumen. Hal itu juga bisa melebarkan target pasar studio. Hingga ke luar kota Bojonegoro.

“Kalau menurut saya masih berpeluang, tergantung dengan alat yang disediakan. Kalau alat yang disediakan bagus dan diatas standart konsumen akan senang. Secara tidak langsung pemasaran juga berjalan dari tertimoni konsumen. Dengan begitu perputaran modal bisa lebih cepat,” kata Guntur

Jadi buat kamu yang masih resah belum dapat pekerjaan. Bisa mencoba untuk berbisnis. Di era sekarang yang semua serba digital. Segalanya bisa jadi lebih mudah. Tak perlu bingung untuk modal awal.

Yang terpenting kamu harus berani dalam bertindak. Sekaligus merencanakan bagaimana strategi yang akan kamu jalankan. Semoga kisah dari Fajar bisa menginspirasi kamu semua.

Tags: Musik BojonegoroStudio Musik Bojonegoro
Previous Post

Pengalaman Berkesan Raffi Ahmad & Nagita Slavina tentang Kuliner Bojonegoro

Next Post

Pengaruh Regulasi Pembatasan Umur Liga 3 terhadap Persibo Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara
JURNAKULTURA

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

21/09/2026
Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional
JURNAKULTURA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional

06/09/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

23/09/2026
Ironi Spiderman: Superhero Penyelamat Dunia Yang Kehilangan Dunia-nya

Ironi Spiderman: Superhero Penyelamat Dunia Yang Kehilangan Dunia-nya

23/09/2026
Romantisme Cinta Zaman Sekarang: Perempuan Harus Pintar, Laki-laki Harus Kaya, Lalu Kita Harus Apa?

Romantisme Cinta Zaman Sekarang: Perempuan Harus Pintar, Laki-laki Harus Kaya, Lalu Kita Harus Apa?

22/09/2026
Prabowo, Pakar, dan Kritik Pemerintah: Belajar dari Buku “Matinya Kepakaran”

Prabowo, Pakar, dan Kritik Pemerintah: Belajar dari Buku “Matinya Kepakaran”

21/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: