Era digital tak berpengaruh buruk terhadap bisnis studio musik. Di Bojonegoro, sejumlah studio musik masih bergeliat.
Salah seorang pengelola studio musik di Bojonegoro, Fajar Rizki m ngatakan, peluang bisnis studio di Bojonegoro masih sangat besar. Hanya, tergantung bagaimana para pemilik bisa merawat studio tersebut.
Jika tempat ditawarkan nyaman dan alat digunakan masih layak, studio bakal ramai. Lagipula, di Bojonegoro, kumpulan anak sekolah masih terus meramaikan studio.
Sebab, di tiap sekolah di Bojonegoro, ada pelajaran praktek musik. Belum lagi pertunjukan pensi sebagai acara akhir tahun pelajaran. Tentu itu membutuhkan studio musik.
“Saya melihat peluang karena masih banyak anak sekolah yang mondar mandir ke studio untuk latihan,” kata Fajar.
Menurut Fajar, bicara soal musik tidak ada habisnya. Dari yang tadinya hanya studio musik. Bahkan, kini, sudah merambah ke home record dengan menambah satu studio lagi.
“Awalnya cuma satu studio. Terus tambah satu studio lagi tapi khusus buat rekaman jadi tidak disewakan untuk latihan,” imbuh Fajar.
Bisnis studio ini, sudah berjalan selama dua tahun. Terhitung masih baru. Namun dalam waktu setahun saja sudah bisa balik modal. Menurutnya, bisnis studio lebih menjanjikan daripada bisnis distro yang sebelumnya dia lakukan.
“Bisnis studio ini tidak butuh waktu lama untuk bisa balik modal. Dalam waktu setahun Saya sudah bisa balik modal,” kata Fajar dengan optimis.
Hal senada juga diucapkan musisi senior sekaligus pengelola studio musik, Guntur Endra. Menurut Guntur, peluang bisnis studio di Bojonegoro masih mempunyai peluang. Selama alat yang ditawarkan di atas standart.
“Itu juga bisa menjadi salah satu kelebihan dari studio yang bisa ditawarkan.
Sebab, faktor itu menjadi pembeda dari yang lain. Sebab, target utamanya adalah konsumen. Dengan banyaknya konsumen yang puas. Maka promosi akan terjadi lewat testimoni dari konsumen. Hal itu juga bisa melebarkan target pasar studio. Hingga ke luar kota Bojonegoro.
“Kalau menurut saya masih berpeluang, tergantung dengan alat yang disediakan. Kalau alat yang disediakan bagus dan diatas standart konsumen akan senang. Secara tidak langsung pemasaran juga berjalan dari tertimoni konsumen. Dengan begitu perputaran modal bisa lebih cepat,” kata Guntur
Jadi buat kamu yang masih resah belum dapat pekerjaan. Bisa mencoba untuk berbisnis. Di era sekarang yang semua serba digital. Segalanya bisa jadi lebih mudah. Tak perlu bingung untuk modal awal.
Yang terpenting kamu harus berani dalam bertindak. Sekaligus merencanakan bagaimana strategi yang akan kamu jalankan. Semoga kisah dari Fajar bisa menginspirasi kamu semua.








