Di akhir 90-an, masyarakat Indonesia disuguhi tayangan gulat bernama WCW. Tayangan gulat WCW yang muncul di televisi tiap hari Minggu tersebut jadi tontonan menarik bagi kalangan yang biasa disebut dengan generasi 90-an.
WCW atau World Championsip Wrestling merupakan promotor olahraga gulat professional dari Amerika Serikat. Gulat professional atau pro wrestling adalah olahraga hiburan yang populer di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Meksiko, Jepang, hingga India.
WCW sudah eksis sejak tahun 80-an silam. Dengan bintang-bintang utamanya macam Hogan, Sting, Steve Nash, Scott Hall, Bret Hart, Rey Mysterio hingga Eddie Guererro, WCW menyapa masyarakat Indonesia lewat salah satu stasiun televisi di Indonesia.
Saat itu, WCW jadi tontonan menarik bagi anak-anak. Bagaimana tidak, WCW hadir pada hari Minggu, saat anak-anak sedang libur sekolah. Padahal, tayangan gulat professional ini mengandung banyak sekali unsur kekerasan.
Meski mengandung banyak tayangan kekerasan, WCW tak bisa dilepaskan dari unsur hiburannya. Apalagi saat itu tayangan yang serupa belum ada di televisi Indonesia. Jadi tak mengherankan jika WCW jadi tayangan favorit masyarakat Indonesia, terutama anak-anak.
Tayangan WCW juga digemari oleh anak-anak di Bojonegoro pada masanya. Contohnya Reza Setiawan, yang sering menyaksikan tayangan WCW di hari Minggu. Saat itu, Reza masih duduk di bangku kelas 3 SD. Meski masih kecil, Reza masih ingat dengan tokoh atau bintang yang muncul di tayangan WCW.
“Saya masih ingat dengan tokoh-tokohnya seperti Hogan, Sting, ada NWO juga. Seru banget, apalagi nontonnya pas libur sekolah,” ungkap pria yang saat ini bekerja di Bank Swasta di Bojonegoro tersebut.
Reza menambahkan, tayangan gulat WCW ini jadi sarana hiburan yang bisa ditonton bersama dengan teman. Ia kerap kali nonton bareng dengan teman-teman sebayanya. Sebuah cara yang bakal menambah keseruan dalam menonton WCW.
Hal yang tak jauh berbeda juga diutarakan oleh Febri Kurniawan. Pria yang juga sempat mengikuti tayangan WCW saat kecil itu mengatakan, tiap hari Minggu dia selalu menunggu penampilan dari Sting. Baginya, Sting adalah sosok keren yang jadi panutan.
“Di WCW saya memang paling suka dengan Sting. Sosoknya misterius tapi karakternya seperti pahlawan yang melawan kejahatan,” ujar Pria berusia 26 tahun tersebut.

Tokoh atau karakter dari WCW memang melekat di ingatan para penggemarnya. Ada sosok Hogan dan NWO-nya yang tampil dengan tengil dan banyak gaya. Ada sosok Sting yang misterius dan menyeramkan tapi disukai karena punya jiwa kepahlawanan.
WCW juga memiliki deretan pegulat lincah yang kerap menampilkan gerakan akrobatik yang indah. Contohnya Rey Mysterio, Juventud Guerrera, La Parka, Eddie Guerrero, hingga Chris Jericho. Penampilan mereka selalu ditunggu karena jadi pembeda.
Saat internet belum dominan, televisi jadi medium hiburan utama masyarakat Indonesia. Jadi tak terlalu mengherankan jika WCW mampu jadi tayangan televisi yang disukai oleh banyak orang di Indonesia. Hadirnya WCW jadi alternatif hiburan di akhir pekan.
Saat ini WCW sudah tidak ada lagi. Perjalanan panjang WCW berakhir pada 2001 silam, karena bangkrut. WCW kemudian diakuisisi oleh promotor gulat professional lainnya yakni WWE. Kalau mau nostalgia dengan WCW, kamu bisa mengakses website atau channel Youtube resmi dari WWE.
Tayangan WCW jadi nostalgia bagi generasi 90-an. Sosok Hogan, Sting, hingga NWO akan selalu melekat di hati dan ingatan generasi 90-an di Indonesia. Setuju nggak Nabs? Xixixi~








