Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur

Bakti Suryo by Bakti Suryo
12/07/2026
in Altertainment, Peristiwa
NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur

Mono Band tampil di panggung NUTASIMPHONY VOL 2 pada Sabtu malam (11/7/2026).

Musik kembali menjadi bahasa yang menyatukan kreativitas mahasiswa lintas kampus. Suasana itu terasa di Baresta Green Garden Cafe, Bojonegoro, Sabtu (11/7/2026), ketika Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik NU-Tasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar parade musik bertajuk “NUTASIMPHONY Vol. 2”.

Tak sekadar menjadi panggung hiburan, kegiatan tersebut menjadi momentum memperingati dies natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi. Selain itu, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas musik dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah.

Panggung dipenuhi penampilan musisi muda yang menampilkan karakter dan warna musik berbeda sejak sore hingga malam. Kehadiran UKM musik dari sejumlah kampus memperlihatkan bahwa dunia musik mahasiswa terus tumbuh melalui jejaring kolaborasi, bukan semata kompetisi.

Parade musik itu menjadi refleksi perjalanan 9 tahun UKM Musik NU-Tasi dalam membangun ekosistem seni di lingkungan kampus. Selama hampir satu dekade, organisasi mahasiswa tersebut berupaya menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah berekspresi bagi anggotanya untuk mengembangkan kemampuan bermusik.

Melalui NUTASIMPHONY Vol. 2, NU-Tasi juga menunjukkan komitmen dalam memberikan kontribusi bagi perkembangan musik di tengah masyarakat. Kegiatan ini membuka kesempatan para anggota UKM untuk menampilkan hasil ide, gagasan, serta karya musik yang telah mereka kembangkan selama proses berorganisasi.

Ketua Pelaksana NUTASIMPHONY Vol. 2, Satrio Bagus, mengatakan penyelenggaraan konser tersebut dirancang sebagai ruang bagi generasi muda. Sebuah ruang untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi di bidang seni musik.

“Sebagai wadah mengembangkan kreativitas tanpa batas generasi muda untuk berinovasi dan berkarya di seni musik agar lebih dikenal masyarakat luas,” ucap mahasiswa angkatan 2024 tersebut.

Interaksi antara band dan penonton di Nutasimphony Vol 2 (Jurnaba).

Menurut Satrio, semangat kolaborasi menjadi salah satu kekuatan utama dalam penyelenggaraan NUTASIMPHONY Vol. 2. Karena itu, panitia mengundang UKM musik dari berbagai perguruan tinggi agar para mahasiswa dapat saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus memperkuat jejaring antarkomunitas seni.

Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat perkembangan industri musik saat ini menuntut para pelaku seni untuk terus belajar, beradaptasi, dan menciptakan karya yang relevan dengan perkembangan zaman. Interaksi antarkampus diharapkan mampu melahirkan inspirasi baru sekaligus memperkaya kualitas pertunjukan musik mahasiswa.

“Ini juga menjadi tali silaturahmi antar aggota NU-Tasi UNUGIRI dan membangun relasi dengan UKM musik dari kampus-kampus lain di Jawa Timur,” tambah mahasiswa semester 4 tersebut.

Semangat itu selaras dengan tema yang diangkat tahun ini, yakni “Rise and Survive”. Tema tersebut menggambarkan tekad para insan kreatif untuk terus bangkit, bertahan, dan menghasilkan karya di tengah dinamika industri musik yang terus berubah. Dunia seni pertunjukan saat ini menuntut kreativitas, inovasi, serta kemampuan membaca selera masyarakat yang berkembang begitu cepat. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal penting bagi para musisi muda untuk tetap eksis.

Antusiasme penonton pun menjadi warna tersendiri sepanjang penyelenggaraan acara. Sebanyak 10 band tampil bergantian menghibur pengunjung dengan beragam genre dan karakter musik. Selain penampilan para peserta, panggung juga diisi oleh grup-grup dari skena musik lokal yang semakin memperkaya suasana pertunjukan.

Kemeriahan dan antusiasme penonton Nutasimphony Vol 2 (Jurnaba).

Puncak acara ditandai dengan penampilan Mono Band sebagai bintang tamu penutup. Kehadiran band asal Bojonegoro tersebut disambut hangat oleh penonton yang memenuhi area pertunjukan. Interaksi yang terbangun antara musisi dan penonton membuat suasana konser terasa hidup. Sejumlah lagu bahkan dinyanyikan bersama oleh para penonton yang larut dalam atmosfer pertunjukan.

Vokalis Mono Band, Heru, mengaku terkesan dengan respons penonton sepanjang konser berlangsung. Menurutnya, antusiasme audiens memberikan energi positif bagi para penampil untuk menghadirkan pertunjukan yang lebih komunikatif dan menghibur.

“Sangat meriah. Sering banget penonton sing along, jadi performer bisa sedikit fleksibel untuk menghibur dengan gaya lain di atas panggung,” ungkap Heru.

Lebih dari sekadar perayaan hari jadi organisasi, NUTASIMPHONY Vol. 2 memperlihatkan bagaimana musik mampu menjadi media kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan jejaring antarmahasiswa. Di tengah perubahan industri kreatif yang berlangsung cepat, ruang-ruang ekspresi seperti ini menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu bertahan dan terus berkarya melalui seni.

Tags: Musik BojonegoroNUTASIMPHONY Vol. 2UKM Musik NU-Tasi UNUGIRIUnugiri Bojonegoro
Previous Post

Porkab II Bojonegoro 2026 Resmi Ditutup, Pembinaan Atlet Berbasis Kecamatan Disiapkan Menuju Prestasi Nasional

Next Post

Angkat Lokalogi, Kelas Jalanan Ajak Warga Mendekatkan yang Dijauhkan

BERITA MENARIK LAINNYA

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata
Peristiwa

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

10/08/2026
Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu
Peristiwa

Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu

09/08/2026
Ayam Panggang Ledok: Festival yang Menghidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga
Peristiwa

Ayam Panggang Ledok: Festival yang Menghidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga

09/08/2026

Anyar Nabs

Gus Mus dan Pemikiran Islam Indonesia, Quo Vadis?

Gus Mus dan Pemikiran Islam Indonesia, Quo Vadis?

11/08/2026
Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

10/08/2026
Majnun Mengajari Kita Satu Hal: Cinta Bisa Membajak Akal Sehat dan Membuat Seseorang Gila

Majnun Mengajari Kita Satu Hal: Cinta Bisa Membajak Akal Sehat dan Membuat Seseorang Gila

10/08/2026
Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu

Komunitas MAPAK Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dan Daur Ulang Botol Plastik di CFD Kecamatan Sukosewu

09/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: