Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Saat Sunan Kalijaga Menyambung Kepala Orong-orong

Redaksi by Redaksi
20/05/2019
in Figur
Saat Sunan Kalijaga Menyambung Kepala Orong-orong

Sunan Kalijaga merupakan satu dari 9 Wali yang dikenal memiliki banyak karomah. Hewan orong-orong yang kepalanya putus lalu disambungkan kembali dengan tatal kayu jati, adalah satu kisah cukup populer dari Sunan Kalijaga.

Syahdan, saat melakukan pembangunan Masjid Demak, Wali Songo datang tepat waktu, kecuali Sunan Kalijaga. Sehingga, tiang masjid yang berdiri belum lengkap, kurang satu buah.

Karena telat, Sunan Kalijaga kemudian mengumpulkan sisa-sisa potongan kayu (tatal) yang telah dipakai oleh sunan-sunan yang lain untuk melengkapi tiang tersebut.

Saat mengumpulkan potongan-potongan kayu, secara tidak sengaja, Sunan Kalijaga menebas leher seekor hewan orong-orong dengan parang yang beliau gunakan.

Dengan sangat menyesal, Sunan pun meminta maaf pada Allah kemudian menyambung kepala dan badan hewan tersebut dengan serpihan kayu jati.

Hewan orong-orong itu pun hidup kembali. Sampai kini, ada legenda dan kepercayaan: kalau kita melihat atau memisahkan kepala dan tubuh orong-orong, akan keluar serpihan kayu jati dari lehernya.

Di berbagai kalangan, kisah tersebut sangat masyhur diceritakan. Bahkan, ada yang menganggap kisah tentang Sunan Kalijaga yang menyambung kepala seekor orong-orong adalah sebuah pesan filosofis.

Yang disambung Sunan Kalijaga menggunakan tatal kayu jati adalah kepala dan badannya. Maksudnya, ilmu dan kebijaksanaannya. Ilmu dan kebijaksanaan, harus bertaut dalam tubuh.

Sebab kepala tanpa kepekaan hati adalah kesombongan. Sedang hati tanpa kepala (ilmu) tentu kekosongan. Sementara hikmah adalah kepala dan hati yang saling dipertautkan.

Sunan Kalijaga atau Raden Said dikenal sebagai Wali yang seniman sekaligus budayawan. Beliau mendakwahkan Islam menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Selama Ramadhan ini, redaksi Jurnaba.co berupaya menghadirkan kisah-kisah pendek bermuatan hikmah. Semoga bisa jadi kisah yang asyik dibaca sambil menunggu waktu berbuka.

Tags: Orong-orongSunan Kalijaga
Previous Post

Charity for Unity dan Bagaimana Udara Bekerja

Next Post

Merawat Persibo Bojonegoro Lewat Seni Mural

BERITA MENARIK LAINNYA

Spirit Mbah Wahab Hasbullah: Sarekat Islam, Komite Hijaz, dan Refleksi Muktamar Hari Ini
Figur

Spirit Mbah Wahab Hasbullah: Sarekat Islam, Komite Hijaz, dan Refleksi Muktamar Hari Ini

05/08/2026
Franz Beckenbauer dan Seni Mengelola Ego di Ruang Ganti
Figur

Franz Beckenbauer dan Seni Mengelola Ego di Ruang Ganti

04/08/2026
Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme
Figur

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

31/08/2026
BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

29/08/2026
Kota Iram: Misteri dalam Al Quran dan Badai Gurun Pasir

Kota Iram: Misteri dalam Al Quran dan Badai Gurun Pasir

28/08/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: