Limolasan: Memahami Esensi Universitas Kuno Asram Bramacari
Dalam Limolasan, sejarah tak hadir sebagai teks beku. Tapi narasi yang hidup dan mengalir seperti sungai Bengawan, tak pernah berhenti ...
Dalam Limolasan, sejarah tak hadir sebagai teks beku. Tapi narasi yang hidup dan mengalir seperti sungai Bengawan, tak pernah berhenti ...
Perubahan sosial, pada akhirnya, selalu bersifat kolektif. Ia menolak pahlawan tunggal dan merayakan kerja bersama—langkah kecil yang diulang, tangan yang ...
Di Bojonegoro, ada pepatah kuno yang berbunyi: Asem Jawi Pangimbang Jati. Dosen Psikologi Lingkungan Unpad Bandung, Noer Fauzi Rachman PhD, ...
Syeikh Prof. Dr. Ahmed Mohammed Tayyib merupakan ulama penjaga gawang di persimpangan antara Api Tradisi dan Modernitas. Hari itu, angin ...
Selama kita masih merasa bersih di tengah sungai yang kotor, demokrasi tak lebih dari busa: tampak banyak, mengilap sesaat, lalu ...
Rencana Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk bangun 5 taman perbatasan, sepatutnya prioritaskan keluhuran masa silam sebagai pondasi identitas kultural. Upaya ...
“ADIKKU! Aku berpesan kepada kau, janganlah kau menginginkan jabatan khalifah. Sebab, aku-demi Allah-melihat bahwa Allah tidak menghimpun bagi kita antara ...
Jika desa kehilangan nafas, negara akan kehilangan akarnya. Dan pohon tanpa akar, betapapun tinggi gedungnya, akan roboh oleh angin sejarah ...
Buku Reset Indonesia bukanlah tutorial mengembalikan Indonesia ke setelan pabrik. Namun cetak biru untuk menata ulang menuju Indonesia Baru. Buku ...
Krisis hutan di Aceh dan Sumatra lebih dari sekadar masalah lingkungan. Lebih dari itu, ia adalah isu keadilan sosial. Pengelolaan ...