Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

11 Januari, Mengkultuskan Momen Menjadi Karya

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
11/01/2019
in Peristiwa

Apa yang kamu rasakan saat mendengar lagu 11 Januari? Syahdu, easy listening dan pastinya, nostalgis.

Setiap orang pasti punya 11 Januari dalam hidupnya. Bahkan, tidak hanya 11 saja. 1 sampai 31 Januari pun pasti punya. Di tiap tanggal, andai kita mau sedikit merenung, pasti punya kisah. Meski, tidak semua kisah mampu dikaryakan. Terlebih, dikultuskan.

Nabs, setiap insan pasti pernah mengalami kisah. Baik sedih maupun susah. Dan dari pengalaman kisah itulah, vokalis Gigi, Armand Maulana mengabadikan kisah melalui sebuah lagu.

Lagu berjudul 11 Januari bukanlah karya yang muncul ujug-ujug. Banyak kisah melatari lirik di balik lagu tersebut. Cinta. Komitmen. Dan proses pernikahan adalah intisari dari lagu tersebut.

Armand meminang istri tercintanya, tepat pada tanggal 11 Januari 1994. Layaknya hari pernikahan bagi semua orang, Armand menganggapnya penting. Atas dasar itulah, dia mengabadikan momen pernikahannya dengan sebuah lagu.

Lagu ini bercerita bagaimana Armand memutuskan meminang sang istri. 11 januari 1994 menjadi tanggal bersejarah bagi Armand. Di mana, akhirnya, Armand menikah dengan sang istri, Dewi Gita.

11 Januari ada di album ke-10 Gigi. Rilis pada 2007. Dengan judul album Peace, Love & Respect. Seketika, lagu ini meledak dan menjadikan tanggal 11 januari dikenal di seluruh Indonesia sebagai tanggal syahdu.

Nabs, urusan tetanggalan memang urusan rumit. Tiap hari kita memilikinya. Tiap hari pula kita memasuki sebuah kisah di dalamnya. Namun, tidak semua dari kita mampu mengabadikannya jadi karya.

Andai mau; kamu, saya atau siapapun yang masih hidup dan memiliki tanggal sebagai ruang kisah, pasti bisa punya karya. Tapi memang, tidak mudah. Setidak mudah menemukan, ehm, cinta.

Buat para pasangan pasti punya dong momen tertentu yang dikultuskan. Seperti tanggal jadian, tanggal pernikahan atau bahkan tanggal kapan pertama kali bertemu. Nah, bisa lho, ini jadi lagu atau tulisan.

Sedangkan buat mereka yang masih ganjil atau jomblo, memang sulit menemukan momen yang bisa dikultuskan. Tapi, bukan berarti tidak bisa. Sebab puisi lahir dari kesendirian. Hmmm

Gigi pernah tampil di Bojonegoro lho,  Nabs. Pada awal tahun 2000an, Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdan dan Budhy Haryono pernah manggung di stadion Letjen H. Sudirman. Saat itu lagu Gigi yang paling terkenal berjudul Jomblo.

Lagu Jomblo yang kental dengan sentuhan musik Funk menjadi hits saat itu. Pasalnya, anak muda Indonesia sedang gandrung dengan musik dan band Funk seperti Red Hot Chili Peppers, Rage Against The Macine atau Funky Kopral.

Kamu harus belajar dari Gigi, Nabs. Sebelum melahirkan karya monumental berjudul 11 Januari, Gigi membikin lagu berjudul Jomblo. Artinya, saat kamu masih jomblo kayak gini, bukan berarti tidak bisa berkarya. (rasanya kog kayak ngomong sama diri sendiri, ya wkwkwk)

Jadi, intinya, kita harus mulai mengabadikan momen spesial dalam hidup. Entah itu dalam bentuk tulisan, lagu, nada, lukisan atau apapun deh. Siapa tahu, nanti bisa jadi karya yang sangat kultus. Hehe

Tags: 11 JanuariGigi
Previous Post

Dinamika Usaha Pembuatan Kostum Olahraga di Bojonegoro

Next Post

Berkunjung ke Mal Baru di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Diskusi Naga Api: Wonocolo dalam Tiga Pondasi
Peristiwa

Diskusi Naga Api: Wonocolo dalam Tiga Pondasi

07/06/2026
Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif
Peristiwa

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

03/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial
Peristiwa

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

13/06/2026
Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

12/06/2026
Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026
Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

10/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: