Guna meningkatkan kompetensi pendidik di era digital, tim dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro menyelenggarakan pelatihan pembelajaran berbasis teknologi bagi tenaga pendidik di MI Nurul Hidayah, Desa Sugihwaras, Kecamatan Kepohbaru, Sabtu (28/05/25).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan dasar.
Ketua Tim Pengabdian Festian Cindarbumi, menyampaikan bila pesatnya perkembangan teknologi metode pembelajaran konvensional perlu beradaptasi dengan memanfaatkan perangkat digital.
Sehingga, pelatihan ini difokuskan pada pemanfaatan platform pembelajaran digital seperti Ai, Canva dan Worldwoll untuk materi ajar interaktif, serta aplikasi pendukung lainnya sehingga pendidik bisa menciptakan pembelajaran menarik.
“Kami berharap, dengan kemampuan baru ini, mereka dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi siswa,” ungkapnya.
Narasumber pelatihan Naning Kurniawati, manyampaikan bila pelatihan yang dilakukan tidak sekadar mengajarkan teori. Melainkan juga terdapat sesi praktik.
“Kami tidak hanya mengajar teori, tapi langsung praktik sehingga guru bisa segera menerapkannya,” paparnya.
Naning panggilan akrab Naning Kurniawati, menambah bila program pengabdian yang diselenggarakan ini telah sejalan visi Unugiri untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Bojonegoro, khususnya dalam upaya menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing.
“Melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, Unugiri tidak hanya mendukung pengembangan kompetensi guru tetapi juga turut serta dalam memajukan pendidikan inklusif di daerah,” imbuhnya.
Kedepannya menurut Naning, akan dilakukan pendampingan lanjutan dengan pendekatan yang lebih intensif. Seperti evaluasi berkala, lokakarya peningkatan kapasitas, serta penyediaan modul pembelajaran yang lebih komprehensif.
Selain itu, rencana perluasan jangkauan pelatihan ke sekolah-sekolah lain di daerah terpencil juga menjadi prioritas. Mengingat, masih adanya kesenjangan akses pendidikan berkualitas di wilayah pelosok Bojonegoro. Dengan kolaborasi bersama dinas pendidikan setempat dan stakeholder terkait, program ini dapat berkelanjutan bagi kemajuan dunia Pendidikan.
“Terima kasih kepada LPPM Unugiri,” jelasnya.
Sementara, Siti Nur Qomariah menyampaikan bila kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Tim Dosen Unugiri, sangat memberi manfaat. Dari yang awalnya tidak bisa membuat presentasi yang menarik menjadi bisa.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Sekarang saya bisa membuat presentasi lebih menarik dan menggunakan quiz interaktif untuk evaluasi belajar siswa,” katanya.








