Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Happy Days, Blink 182 Terkesan Pinky Sekali

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
06/07/2019
in Peristiwa
Happy Days, Blink 182 Terkesan Pinky Sekali

Ini Blink 182, bukan Blackpink! 

Untuk merayakan hari ke-182 di tahun 2019, band Pop Punk legendaris, Blink 182 merilis lagu baru berjudul Happy Days. Selain terkesan kurang Blink, lagu itu teramat pinky sekali. Sialnya, pink adalah kebahagiaan.

Jika kau buka di YouTube, lagu berjudul Happy Days ini akan tampil dengan nuansa pinky. Logo Blink 182 dibalut warna pink. Tentu ini sangat unik. Dan menarik. Dan tidak biasa.

Walls of isolation inside of my pain
And I don’t know if I’m ready to change
I wanna feel happy days, happy days
Happy days, happy days
All of this frustration inside of my brain
And I don’t know if I’m ready to change

Begitulah sempalan lirik dari Happy Days. Bercerita tentang teknik menghadapi rasa frustrasi dan kecewa. Tentu tema itu sangat Blink 182. Bedanya, selain terkesan pinky, absennya Tom benar-benar berdampak. Sehingga, saat pertamakali kau dengar lagunya, akan bingung mau menangis apa tertawa.

Dilanisir dari Rolling Stone, Mark Hoppus menceritakan, lagu Happy Days ini bercerita tentang kegelisahan serta frustasi yang melanda kehidupan seseorang. Tentu lagu yang sangat keren. Tema-tema remaja kesepian selalu asyik dibawakan Blink 182.

“Lagu ini tentang mereka yang frustrasi dan marah tentang keadaan. Lalu ingin meninggalkan semua. Untuk hidup yang lebih baik,” terang Hoppus.

Kehadiran lagu Happy Days, tentu kabar baik. Selain temanya tentang optimisme, hadirnya lagu ini juga menunjukkan bahwa Blink 182 tetap menjadi band Pop Punk senior yang tetap aktif merawat eksistensi.

Hanya, di lagu ini pula, Blink 182 benar-benar terlihat hilang. Ketidakhadiran Tom Delonge memicu perbedaan yang mencolok. Blink 182 tak lagi Blink 182. Sebab, nyawa Blink 182, tetaplah Tom Delonge.

Jika kita dengar dengan seksama, riff dan efek gitar intro Happy Days sama plek dengan lagu terdahulu mereka: Stay Together For The Kids. Hanya, di Happy Days, nuansa Blink 182-nya benar-benar hilang.

Selain ketidakhadiran unsur Tom di vokal, unsur drum Travis Barker juga sangat minim. Praktis, hanya suara Mark Hoppus yang menandakan bahwa pembawa lagu itu adalah Blink 182.

Pada berbagai macam kesempatan, Matt Skiba, sang vokalis baru, terlihat sangat kesusahan mengganti posisi Tom. Matt adalah bukti dari susahnya menjadi seorang suksesor. Sebab, karakter lama sulit tercerabut dari yang baru.

Namun, apapun itu, Blink 182 hanya berupaya menjawab kerinduan para penggemar. Meski, hingga kini, album baru mereka juga belum ada kejelasan kapan keluar.

“Ini adalah hari ke-182 dari tahun ini, yang artinya hari ini adalah hari blink-182. Inilah lagu baru kami berjudul ‘Happy Days’. Dengarkan lagu itu di mana biasanya kamu mendengarkan lagu,” tulis Blink-182 dalam akun instagramnya.

Lewat lagu baru Happy Days ini, Blink-182 membuktikan bahwa mereka tetap eksis. Masih bisa membuahkan lagu yang bernuansa jadul. Seperti album-album jauh sebelumnya.

Sejak album bertajuk Buddha (1993) dan California Deluxe (2017), lagu Happy Days menandakan Blink 182 akan merilis album ke-15 yang, sayangnya, hingga kini belum juga ada kejelasan.

Happy Days merupakan single ke-3 setelah lagu Blame It on My Youth dan Generational Divide. Namun hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut. Mengenai kapan Blink-182 akan merilis album.

Terakhir kali Blink-182 merilis album pada 2016 lalu dengan judul California. Album tersebut merupakan album perdana Matt Skiba yang resmi menjadi bagian dari Blink-182 menggantikan Tom DeLonge.

DeLonge sendiri hengkang pada akhir 2014 dan kini membidani band baru Angles and Airwaves (AVA). Hadirnya Skiba sempat mengundang sikap skeptis dari penggemar Blink-182.

Terutama mereka yang melihat sosok DeLonge sebagai nyawa Blink-182. Tapi, Hoppus dan Barker membuktikan. Bahwa ketiadaan Delonge tak membuat mereka berhenti berkarya.

Hal ini terbukti dengan Blink-182 dinominasikan dalam penghargaan Grammy Awards melalui album California. Album tersebut dinominasikan sebagai album rock terbaik pada 2016 silam.

Nah buat kamu para penggemar band punk veteran ini, sambil menunggu album barunya rilis, bisa mendengarkan ke-tiga lagu baru tersebut. Ke-tiga lagu baru itu bisa kamu temukan di platform digital kok.

Tags: Blink 182Happy Days
Previous Post

Ruang Internet dan Bagaimana Cara Ia Mengubah Pola Hidupmu

Next Post

Peran Generasi Milenial dalam Branding Wisata Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Pastikan Akses Pendidikan, Upaya Tingkatkan IPM Bojonegoro
Peristiwa

Pastikan Akses Pendidikan, Upaya Tingkatkan IPM Bojonegoro

14/01/2026
Tambang Emas Ra Ritek: Suara Warga Trenggalek Terhadap Tambang Emas dalam Balutan Film Dokumenter
Peristiwa

Tambang Emas Ra Ritek: Suara Warga Trenggalek Terhadap Tambang Emas dalam Balutan Film Dokumenter

14/01/2026
Komisi C DPRD Bojonegoro Bahas Realisasi APBD 2025 dan Proyeksi Pelaksanaan APBD 2026
Peristiwa

Komisi C DPRD Bojonegoro Bahas Realisasi APBD 2025 dan Proyeksi Pelaksanaan APBD 2026

09/01/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Pelajaran dari Luka yang Sama

Pelajaran dari Luka yang Sama

15/01/2026
Insiden Tendangan Kung Fu di Sepak Bola dan Rekomendasi Film Tentang Kung Fu

Insiden Tendangan Kung Fu di Sepak Bola dan Rekomendasi Film Tentang Kung Fu

15/01/2026
Pastikan Akses Pendidikan, Upaya Tingkatkan IPM Bojonegoro

Pastikan Akses Pendidikan, Upaya Tingkatkan IPM Bojonegoro

14/01/2026
Tambang Emas Ra Ritek: Suara Warga Trenggalek Terhadap Tambang Emas dalam Balutan Film Dokumenter

Tambang Emas Ra Ritek: Suara Warga Trenggalek Terhadap Tambang Emas dalam Balutan Film Dokumenter

14/01/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: