Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro terpilih jadi salah satu nominator Desa Pelaksana Gotong Royong terbaik Jawa Timur 2024. Ini jadi kabar baik bagi wilayah berada di batas selatan Bojonegoro tersebut.
Untuk diketahui, Desa Pajeng merupakan desa di sudut selatan Bojonegoro. Lokasinya berbatasan Kabupaten Nganjuk. Terpilihnya Desa Pajeng sebagai nominator, tentu sudah jadi oase bahwa wilayah perbatasan juga punya prestasi bidang positif.
Dikutip Bojonegorokab, Pemkab Bojonegoro sambut kedatangan Tim Penilai Lapangan Lomba Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 pada Kamis (25/4/2024) di Gedung Graha Pemkab Bojonegoro.
Penyambutan dilakukan Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto yang diwakili Sekretaris Daerah Nurul Azizah, serta didampingi Asisten I Setda beserta jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro.
Dalam Lomba Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur 2024 ini, Desa Pajeng, Kecamatan Godang, Kabupaten Bojonegoro terpilih sebagai nominator. Lomba tersebut digelar dalam rangkaian kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah mewakili Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengucapkan, terpilihnya Desa Pajeng, Kecamatan Gondang sebagai nominator, menjadi sebuah apresiasi dari Bojonegoro. Kedatangan tim penilai juga jadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat setempat.
“Kegiatan kemasyarakatan di sana menunjukkan keguyuban, asah, asih dan asuh di Desa Pajeng. Budaya dan adat istiadat tumbuh dari masyarakat,” ujarnya.
Tri Yuwono, Kabid Kemasyarakatan Desa Dinas PMD Provinsi Jawa Timur selaku Ketua Tim Penilai menjelaskan, pihaknya menjalankan tugas dari Permendagri Nomor 42 Tahun 2005 untuk menjaga tata nilai tradisi gotong-royong. Salah satunya di Desa Pajeng. “Semoga Desa Pajeng bisa mewakili 419 desa di Kabupaten Bojonegoro. Tapi sesungguhnya jika sudah masuk nominasi sudah menjadi desa yang luar biasa. Karena lomba BBGRM kriterianya banyak. Perlu ada sinergi berbagai pihak,” jelasnya.
Ia berharap Desa Pajeng menjadi pionir di Kabupaten Bojonegoro untuk bisa mendorong desa-desa lainnya. Karena jika berbicara gotong-royong tantangannya berat. Pengalaman yang berlangsung utamanya dalam penyelesaian konflik jika disetarakan dengan negara lain, Indonesia termasuk bagus. Untuk itu pihaknya meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.








