Peringatan 1 abad atau 100 tahun Pramoedya Ananta Toer pada januari ini diawali di Kota Bojonegoro. Dari beberapa kota-kota yang akan dikunjungi oleh Soesilo Toer sang adik Pramoedya ini, Bojonegoro menjadi kota perdana di Jawa Timur.
Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 22/01/2025 di Coffe Mantri Desa Wedi Kecamatan Kapas. Pelaksanaan acara dirangkai dengan berbagai macam tampilan. Mulai dari Pantomim oleh Agung Ridwan, Monolog dari Teater Lintang Giri, dan penampilan pembacaan puisi.
Dalam hal ini Bahruddin Romadhoni atau biasa disapa Rudi selaku founder Perpustakaan Jenggala mengatakan, senang bertemu orang-orang baru dalam pertemuan kali ini, dan terimakasih juga kepada seluruh tim yang membantu jalannya acara pada malam ini.
“Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara pada malam ini,” ujar Rudi sapaan akrabnya.
Rudi juga menambahkan, mengenang Pramoedya itu tidak harus yang mewah, tapi bisa dengan hal-hal yang sederhana seperti membaca karyanya dan perayaan ini juga bentuk apresiasi atas perjuangannya.
“Mengenang Pram dengan cara sederhana cukup membaca karyanya.”
Dalam hal ini Soesilo Toer dalam dialog interaktif ia bercerita tentang masa muda Pramoedya, dari Pram waktu muda hingga saat Pram menjumpai ajalnya. Ada juga beberapa buku yang ditulis tentang Pram seperti “Pram Dari Dalam” dan masih banyak lagi.
“Saya itu tahu betul tentang Pram, karena saya adalah kakak juga teman seperjuangan untuk menulis,” Ujar Soeliso Toer.
Soesilo Toer juga memotivasi seluruh peserta, walaupun ia hidup sebagai seorang pemulung tapi tetap harus semangat dan berani. Karena ia hidup dari berkerja bukan hari hadiah. Ia juga menyampaikan bahwa memulung adalah kenikmatan abadi.
“Hidup saya dari bekerja bukan dari hadiah. Oleh karena itu saya memilih menjadi pemulung, karena memulung adalah kenikmatan abadi,” tandas Soesilo Toer.
Di akhir acara ada juga ada lapak buku yang bisa ditengok juga bisa dibeli. Terlihat para peserta banyak yang mengunjungi lapak dan membeli bukunya. Dengan tujuan apresiasi karya dari Seosilo Toer juga Pramoedya Ananta Toer.








