Bupati Bojonegoro, Ibu Dr Hj Anna Mu’awwanah membuka pasar sembako murah di depan rumah kediaman. Bunda Srikandi Hebat Bojonegoro ini meninjau langsung di tengah kerumunan warga.
Kabar gembira datang dari Pak RT pagi kemarin. Betapa tidak, melalui group Whattsapp, beliau membagi surat edaran dari Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro soal Pasar Murah Mandiri yang dilaksanakan Minggu (11/4/2021). Ini pertanda baik dari Ibu Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awwanah. Pasar dadakan ini bertempat di depan rumah pribadi Bu’e, di Jalan Dokter Soetomo, Kota Bojonegoro.
Hati saya terenyuh tak terkira. Sungguh baiknya ibu kita satu ini. Betapa tidak, di saat kita sering nggak kebagian flash sale di toko online, Ibu Anna menyediakan khusus buat kita warga Bojonegoro. Entah bagaimana awal mula ide dan konsepnya, semoga saja niatnya diperuntukkan khusus untuk sobat kismin seperti saya ini.
Semoga juga barang-barang yang dijual murah itu diambil dari pedagang kecil yang baru-baru ini menangis karena tidak punya lapak, pedagang yang harga sewa di pasarnya terlalu mahal, dan berasnya dari petani yang harga gabahnya anjlok. Mudah-mudah Bu’e nggak ngambil barang dari penimbun sembako atau pemilik supermarket besar di Bojonegoro.
Selebihnya, saya juga berharap kegiatan ini tidak disebut sebagai mengundang kerumunan. Karena jika ini disebut sumber kerumunan, Ibu Anna bisa kena pasal undang-undang kekarantinaan kesehatan. Atau malah bisa-bisa ditanya-tanya Pak Polisi yang melaksanakan Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Sudah banyak tokoh yang terkena pasal ini. Misalnya Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Atau seperti di Tegal. Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo bahkan divonis enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun dan denda Rp50 juta (subsider tiga bulan kurungan penjara) oleh Pengadilan Negeri Kota Tegal, pada 12 Januari lalu.
Tentu ini tidak akan terjadi untuk Bu Anna. Secara, rakyat Bojonegoro cinta Bu Anna ya kan. Itulah kenapa lokasi pasar ini ditempatkan di depan rumahnya sendiri. Bukan di depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang lebih luas dan representatif. Juga tidak ditempatkan di alun-alun atau depan stadion yang lokasinya lebih luas dan mudah diakses warga.
Baca juga:
Saya juga meyakini dalam kegiatan pasar murah ini Bu Anna tidak bermaksud melakukan pencitraan. Ingin dianggap dekat dengan warga dan terlihat berbuat baik kepada rakyatnya. Meskipun penyelenggaranya atas nama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro, yang mungkin menggunakan dana APBD. Saya rasa tidak.
Kelembutan hati, perangai yang santun, dan pribadi yang rendah hati seorang Ibu Anna memberikan kenyamanan bagi semua orang. Terutama bagi pegawai Pemkab. Ibu Anna sangat santun sekaligus santuy, Nabs. Bahkan katanya tidak pernah ada satupun bawahannya yang pernah melihat beliau marah. Semoga ada pegawai pemkab yang baca Cecurhatan saya ini ya. Haqul yaqien, akan mengangguk.
Kembali soal pasar murah Pemkab hari ini, Nabs. Kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa siapapun boleh melakukan kegiatan serupa. Demi kebaikan bersama. Mengembalikan perekonomian Pedagang Kaki Lima (PKL), memulihkan penghasilan petani, dan memberi akses kepada masyarakat pas-pasan yang butuh makan.
Kita tahu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awwanah sangat sayang sama PKL. Sejak kampanye pencalonan Bupati dulu, Ibu Anna berjanji akan memajukan PKL. Hingga kini terbukti cinta kasihnya beliau. Kita patut catat hal ini ya. Percaya dengan bukti. Ibunya teman saya yang dulunya PKL pasti senyum membaca ini.
Nah, Kalau ada yang merasa bisa menyelenggarakan pasar murah seperti ini lagi, berkacalah pada kegiatan hari ini. Buat sedemikian rupa supaya bisa mendapat izin. Kondisikan suasana kondusif. Jangan sampai terkena pasal mengundang kerumunan. Dan pastikan penerimanya warga yang membutuhkan, rakyat kecil. Jangan sekali-kali melakukan pencitraan, apalagi pamer. Dan gunakan dana yang halal, cara yang halal, dan itikad baik. Agar barokah ya Nabs. Apalagi nanti di Bulan Ramadhan 1442 H.
Selamat berpuasa Ramadhan.








