Untuk mencetak talenta muda, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, luncurkan program kolaboratif pengembangan potensi olahraga.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono resmi meluncurkan Program Pengembangan Potensi Olahraga di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/7). Dilaksanakan di di Lapangan Sepak Bola Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, program yang dirancang sebagai sarana pembinaan talenta olahraga usia pelajar ini menjadi wujud nyata dalam memajukan sektor olahraga sejak dini. Fokus pembinaan meliputi tiga cabang olahraga unggulan, yakni sepak bola, voli, dan bulutangkis.
Peluncuran program ini tidak hanya menandai dimulainya pembinaan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter pelajar yang tangguh, sportif, dan memiliki semangat juang tinggi. Selama empat bulan ke depan, rangkaian kegiatan akan meliputi pelatihan rutin, kompetisi olahraga antar pelajar, serta pelatihan bagi pelatih muda bulutangkis di Bojonegoro.
Program ini merupakan hasil sinergi antara sektor publik dan swasta. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan dukungan penuh dengan menggandeng Ademos sebagai mitra pelaksana, serta kolaborasi erat bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
“Kami percaya bahwa olahraga adalah medium yang kuat untuk membangun karakter generasi muda dan mempererat solidaritas sosial. Melalui dukungan terhadap program ini, EMCL ingin berkontribusi dalam menumbuhkan semangat positif serta membuka ruang bagi talenta-talenta muda Bojonegoro untuk berkembang dan bersinar,” ujar Tezhart Elvandiar, External Engagement & Socioeconomic Manager EMCL.
Komitmen Ademos sebagai lembaga pelaksana diwujudkan melalui desain program yang holistik. Selain kompetisi pelajar, program juga memberi perhatian besar pada peningkatan kapasitas pelatih lokal.
“Kami ingin membangun embrio ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Bojonegoro. Itu sebabnya kami menyelenggarakan kompetisi olahraga antar pelajar untuk sepak bola, voli, dan bulutangkis, serta mengadakan pelatihan bagi para pelatih muda agar kualitas pembinaan terus meningkat,” tutur A. Shodiqurrosyad, Ketua Ademos.
Peluncuran ini juga dirangkaikan dengan Klinik Pelatihan (Coaching Clinic) Sepak Bola yang diberikan oleh Pelatih Kepala Persibo, Iwan Setiawan bersama dengan jajaran asisten pelatih dan pertandingan persahabatan (Fun Match) antara tim Pemkab Football Family dan EMCL. Para peserta coaching clinic berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Bojonegoro, termasuk SSB PS Gagak Rimang Putri.
“Saya senang bisa ikut serta dalam pelatihan yang lebih terstruktur dan profesional dalam acara coaching clinic. Kami jadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus berlatih,” ujar Dyah Sulis Setyowati, pemain sepak bola putri dari SSB PS Gagak Rimang Putri.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, yang secara langsung membuka program ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun sumber daya manusia unggul di daerah.
“Pengembangan SDM menjadi salah satu program prioritas kami. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia tak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Sektor swasta dan masyarakat sipil memegang peran penting,” tegas Bupati.
Program Pengembangan Potensi Olahraga ini diharapkan dapat menjadi titik awal pembentukan generasi atlet berprestasi dari Bojonegoro, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor demi masa depan yang lebih sehat, dinamis, dan berdaya saing.








