Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNUGIRI ajak masyarakat agar mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.
Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 04/01/2025 bertempat di Balai Desa Ngrejeng, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini mengusung workshop pelatihan pembuatan tempe jagung, chili oil, dan saus berbahan dasar pepaya.
Turut hadir dalam acara tersebut ibu-ibu PKK dan anggota Karang Taruna Desa Ngrejeng, mahasiswa KKN Kelompok 46 yang sekaligus bertindak sebagai pemateri, yakni Azizah untuk pelatihan tempe jagung, Putri untuk chili oil, dan Khanif untuk saus pepaya.
Koordinator KKN Unugiri Desa Ngrejeng M. Fatkhul Mubin A mengatakan program yang kami laksanakan merupakan salah satu pemanfaatan dari hasil pertanian, bukan hanya setelah panen langsung di jual tapi juga di olah dan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual juga.
“Program kerja yang kami laksanakan ini bagian dari pemanfaatan hasil pertanian, dan ketika panen tidak langsung dijual melainkan di olab menjadi produk yang berharga.” Ujar Mubin sapaan akrabnya.
Penanggung jawab acara Muhammad Avif mengatakan program kerja ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang melimpah di Desa Ngrejeng, seperti jagung, cabai ,dan pepaya. Potensi ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk inovatif yang memiliki nilai tambah, sehingga mampu mendukung perekonomian desa.
“Kami ingin masyarakat Desa Ngrejeng memiliki keterampilan baru yang dapat langsung diaplikasikan ibu-ibu dirumah masing-masing”ujar Avif.
Salah satu anggota PKK Khotim mengungkapkan, rasa bangga dan senang bisa mengikuti pelatihan ini karena bisa membantu masyarakat dalam mengembangkan UMKM dan tentunya bahannya sangat mudah dicari di Desa Ngrejeng ini.
“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Banyak ide baru yang bisa kami kembangkan. Apalagi bahan-bahan seperti jagung dan pepaya mudah didapat di desa kami,” ujar Khotim.
Workshop diakhiri dengan pembagian produk hasil pelatihan kepada seluruh peserta. Produk seperti tempe jagung, chili oil, dan saus pepaya yang dihasilkan menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kolaborasi dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Dengan semangat inovasi dan pemberdayaan, mahasiswa KKN PINTAR Kelompok 46 UNUGIRI berhasil menciptakan program yang tidak hanya edukatif, tetapi juga inspiratif. Desa Ngrejeng kini memiliki peluang besar untuk mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.








